RADARGARUT– Jalur arteri yang menghubungkan Kabupaten Garut dan Bandung sempat mengalami kelumpuhan total pada Minggu sore. Insiden ini disebabkan oleh sebuah pohon berukuran besar yang tumbang dan melintang tepat di tengah jalan raya kawasan Kadungora.
Peristiwa yang terjadi di tengah cuaca ekstrem ini sempat memutus akses utama bagi ribuan kendaraan yang tengah melintas, baik dari arah Garut menuju Bandung maupun sebaliknya
Pohon tumbang tersebut jatuh dengan posisi yang sangat menutup badan jalan, sehingga mustahil bagi kendaraan roda empat maupun roda dua untuk melintas.
Baca Juga:Waspada "Phishing" Mengatasnamakan Dinas: Pemkab Garut Ingatkan Warga Hanya Gunakan Domain .go.idMisi "NEO Hunter": Blue Origin Siapkan Senjata Pamungkas Pelindung Bumi dari Ancaman Asteroid
Antrean panjang kendaraan pun tak terelakkan, memanjang hingga beberapa kilometer di kedua sisi jalur tersebut.
Evakuasi Darurat di Tengah Cuaca Ekstrem
Mendapat laporan mengenai insiden tersebut, petugas gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Garut, Dinas Pemadam Kebakaran, serta aparat kepolisian setempat langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian.
Kepala Polsek Kadungora, Kompol Alit Kadarusman mengonfirmasi bahwa kolaborasi pihaknya dengan berbagai macam elemen masyarakat sukses tangani masalah lalu lintas yang ada.
“Saat ini semua sudah berjalan lancar kembali dan bisa dilewati oleh kendaraan baik roda dua maupun roda empat,” jelasnya.
Proses evakuasi menjadi tantangan tersendiri karena ukuran pohon yang cukup masif dan kondisi cuaca yang masih diwarnai hujan serta angin kencang.
Petugas menggunakan gergaji mesin untuk memotong batang pohon menjadi bagian-bagian kecil agar lebih mudah disingkirkan dari badan jalan.
Kerja keras petugas di lapangan memakan waktu yang cukup signifikan demi memastikan jalur benar-benar bersih dari ranting dan batang yang dapat membahayakan pengguna jalan.
Baca Juga:Tim Sancang Polres Garut Seldiki Dugaan Pungli Di Pantai Sayang HeulangPolres dan Pemda Garut Lepas Ratusan Peserta Angkutan Balik Gratis 2026
“Kami segera mengerahkan tim reaksi cepat ke lokasi Kadungora untuk melakukan pembersihan. Prioritas utama kami adalah membuka kembali akses jalan agar kemacetan tidak semakin mengular, mengingat ini adalah jalur vital ekonomi dan wisata,” tambahnya.
Dampak Kemacetan dan Jalur Alternatif
Selama proses evakuasi berlangsung, arus lalu lintas benar-benar terhenti. Hal ini berdampak pada jadwal perjalanan bus antarkota serta kendaraan logistik yang membawa kebutuhan pokok.
Sejumlah pengendara sepeda motor mencoba mencari jalur alternatif melalui jalan-jalan perkampungan yang sempit, namun volume kendaraan yang terlalu besar membuat jalan tikus tersebut ikut mengalami kepadatan.
