Kehadiran fisik di sekolah dinilai krusial untuk memastikan sarana dan prasarana pendidikan kembali berfungsi optimal pasca-ditinggal selama masa liburan.
“Kami berharap orang tua memberikan motivasi kepada anak-anak agar kembali bersemangat ke sekolah. Pendidikan adalah investasi jangka panjang yang tidak boleh terhambat oleh durasi libur yang berlebihan,” tambah rilis tersebut.
Dengan dimulainya kembali aktivitas sekolah secara serentak, diharapkan momentum Idulfitri dapat membawa semangat baru dalam ekosistem pendidikan di Indonesia.
Baca Juga:Menanti Ketukan Palu KPPU: Babak Akhir Dugaan Kartel Suku Bunga PinjolPanduan Lengkap Pendaftaran UTBK-SNBT 2026: Syarat, Alur, dan Strategi Lolos
Pihak kementerian juga mengingatkan sekolah-sekolah di wilayah yang terdampak cuaca ekstrem atau kendala transportasi pasca-mudik untuk segera melapor melalui kanal resmi agar mendapatkan diskresi atau solusi teknis jika diperlukan.
Stabilitas jadwal ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam memprioritaskan kualitas intelektual generasi muda di atas segalanya, sekaligus memastikan bahwa kalender pendidikan nasional tetap berada pada jalurnya. (*)
