Strategi Jitu Polres Garut: Sukses Taklukkan Kemacetan Arus Balik 2026 Lewat Rekayasa One Way

(Instagram @polresgarut/radargarut.id)
Polres Garut sukses urai kemacetan dengan strategi one way (Instagram @polresgarut/radargarut.id)
0 Komentar

RADARGARUT– Dinamika arus mudik dan balik dalam rangka Operasi Ketupat Lodaya 2026 di wilayah Jawa Barat mencapai puncaknya pada pekan ini.

Di tengah lonjakan volume kendaraan yang signifikan, Satlantas Polres Garut berhasil membuktikan efektivitas strategi lapangan melalui pemberlakuan sistem satu arah atau one way.

Langkah taktis ini terbukti ampuh dalam mengurai kepadatan yang sempat mengular di sejumlah jalur utama penghubung Bandung dan Tasikmalaya pada Selasa, 24 Maret 2026.

Baca Juga:Bendera Merah Berkibar, Petugas Gabungan Siaga Total di Pantai Garut SelatanStrategi "One Way": Jurus Jitu Polda Jabar Urai Kepadatan Arus Balik di Jalur Selatan

Efektivitas Jalur Nasional: Limbangan hingga Malangbong

Titik krusial seperti jalur Limbangan-Malangbong dan Kadungora-Tarogong-Leles menjadi fokus utama petugas. Sejak pagi hingga malam hari, personel kepolisian bersiaga untuk menerapkan penutupan dan pengalihan arus di titik-titik rawan macet, termasuk kawasan Lewo, Bandrek, hingga Simpang Tiga Malangbong.

Kasatlantas Polres Garut, AKP Luky Martono, menjelaskan bahwa penerapan one way dilakukan dengan penuh perhitungan berdasarkan situasi riil di lapangan. Durasi setiap sesi satu arah pun dibuat fleksibel untuk memastikan arus kendaraan tetap mengalir tanpa mengorbankan keamanan pengguna jalan.

“Pelaksanaan one way dilakukan secara bertahap dengan durasi bervariasi, mulai dari 10 hingga 50 menit, menyesuaikan kepadatan arus di masing-masing titik,” ujarnya.

Data Kendaraan: Lonjakan Drastis Arus Balik

Keberhasilan rekayasa ini didukung oleh data statistik yang mencengangkan. Berdasarkan data yang dihimpun Polres Garut, arus dari arah Bandung menuju Garut mencatat angka 38.147 kendaraan.

Namun, lonjakan yang jauh lebih tinggi terjadi pada arus sebaliknya. Arus balik dari arah Garut menuju Bandung menyentuh angka 54.020 kendaraan, yang didominasi oleh 28.680 sepeda motor dan 24.643 kendaraan kecil atau pribadi.

Tingginya angka ini menunjukkan bahwa jalur selatan Jawa Barat, khususnya yang melintasi Kabupaten Garut, tetap menjadi primadona sekaligus tantangan terbesar bagi pengatur lalu lintas selama masa libur Lebaran.

Sinergi dan Kesabaran Pengendara

Penerapan rekayasa lalu lintas ini tidaklah mudah. Petugas harus berjibaku dengan cuaca dan tingginya emosi pengendara yang kelelahan.

Baca Juga:Bendera Merah Berkibar, Petugas Gabungan Siaga Total di Pantai Garut SelatanIndonesia Siap Unjuk Gigi sebagai Tuan Rumah FIFA Series 2026

Oleh karena itu, koordinasi antara petugas di pos terpadu dengan tim urai di lapangan menjadi kunci utama keberhasilan Operasi Ketupat Lodaya tahun ini.

AKP Luky Martono menekankan bahwa kerja sama dari masyarakat sangat membantu kelancaran operasi ini. Kepatuhan terhadap instruksi petugas di titik-titik seperti Mesjid Kaum Lewo, Pasar Domba, hingga Tutugan Leles adalah faktor krusial di balik amannya puluhan ribu kendaraan yang melintas.

0 Komentar