Persigar Gagal Jadi Tuan Rumah Liga 4 Nasional, Lampu Penerang Jadi Penyebab Utama

(Ale/Radar Garut)
kondisi stadion Dalem Bintang Garut, pada Rabu 25 Maret 2026. (Ale/Radar Garut)
0 Komentar

GARUT – Persigar, Tim kebanggaan warga Garut pada musim ini akan tampil di Liga 4 Nasional setelah sebelumnya berhasil lolos dari babak penyisihan Liga 4 Jawa Barat.

Berbagai persiapan terus dijalani tim Persigar, dari mulai perekrutan pemain baru hingga rencana mengajukan sebagai tuan rumah di babak tersebut.

Namun, setelah mengajukan diri ke PSSI pusat untuk menjadi salah satu tuan rumah, rencana tersebut gagal total setelah PSSI resmi menunjuk Stadion lain dibandingkan Stadion Dalem Bintang ataupun Stadion Jayaraga markas Laskar Domba Garut dengan alasan kekurangan lampu penerang.

Baca Juga:Jagung Hibrida Jadi Andalan Baru Bumdes di BayongbongBus Penuh, Pemudik di Garut Terpaksa Borong Angkot

Ketua Umum Persigar, Rudy Gunawan mengatakan bahwa semua persyaratan telah lolos untuk menjadi tuan rumah, hanya saja kekurangan lampu penerang di 2 stadion tersebut menjadi faktor atau penyebab utama gagalnya Persigar menjadi tuan rumah.

Ia menyebutkan, pada akhirnya yang menjadi tuan rumah di babak tersebut yakni Jogja dan Solo.

“Jadi kemarin ini kan kita tidak lolos jadi tuan rumah karena kita tidak punya lampu. Setelah satu persyaratannya itu harus punya lampu stadion, maka yang lolos itu dua, Jogja dan Solo,” ujar Rudy, belum lama ini.

Ia juga menyayangkan gagalnya Persigar menjadi tuan rumah, padahal untuk pengadaan lampu penerang itu anggaran yang dibutuhkan hanya sekitar Rp2 Milyar saja.

“Garut itu lolos dari sisi lapangan, dari sisi yang lainnya, baik lapangannya, infrastruktur, hanya lampu penerangan saja yang tidak ada. Kalau kita punya lampu, orang-orang senang di Garut daripada di Solo. Karena di Garut itu hotelnya murah,” katanya.

Dengan begitu, Laskar Domba Garut terpaksa harus menjalani laga liga 4 nasional di kota Solo.

Menurutnya, timnya akan berangkat lebih awal ke Solo karena jadwal pertandingan direncanakan mulai 18 April mendatang.

Baca Juga:H+4 Lebaran, Taman Satwa Cikembulan Masih Dipadati WisatawanAksi Simpatik Polwan Garut, Temani Pengendara Saat Sistem One Way Berlaku

Di sisi lain, saat ini Persigar diisi 23 pemain untuk menjalani laga di babak tersebut, ia memperkirakan anggaran yang dibutuhkan mencapai sekitar Rp 450 juta untuk bisa melaju ke Liga 3.

Ia menambahkan, terkait bantuan dari Pemerintah Kabupaten Garut tahun ini sebesar Rp 200 juta, namun bantuan tersebut belum diambil oleh pihaknya.

0 Komentar