Sinergi Lintas Sektoral demi Keselamatan
Keberhasilan penanganan bencana ini tidak terlepas dari kolaborasi solid antara Dinas PUPR dengan Polres Garut, BPBD, serta unsur terkait lainnya.
Personel kepolisian berperan penting dalam mengatur lalu lintas dengan sistem buka-tutup di lokasi terdampak, sementara tim PUPR fokus pada aspek teknis pembersihan dan perbaikan jalur.
Kolaborasi ini menjadi bukti nyata bahwa negara hadir di tengah masyarakat, bahkan di hari libur nasional sekalipun. Sinergi ini diharapkan mampu meminimalisir risiko kecelakaan akibat jalan licin atau tertutup material longsor.
Baca Juga:Bendera Merah Berkibar, Petugas Gabungan Siaga Total di Pantai Garut SelatanStrategi "One Way": Jurus Jitu Polda Jabar Urai Kepadatan Arus Balik di Jalur Selatan
Himbauan bagi Wargi Garut
Pemerintah Kabupaten Garut melalui Dinas PUPR menghimbau kepada seluruh “Wargi Garut” dan para pemudik untuk tetap waspada saat berkendara, terutama ketika melintasi daerah rawan longsor di sore dan malam hari. Kondisi cuaca yang tidak menentu menuntut kehati-hatian ekstra.
Dengan komitmen kesiapsiagaan yang ditunjukkan, Dinas PUPR Garut memastikan bahwa pengawasan infrastruktur akan terus dilakukan selama masa Operasi Ketupat Lodaya 2026 berakhir.
Dedikasi para “pahlawan infrastruktur” ini layak mendapatkan apresiasi setinggi-tingginya karena telah memastikan roda ekonomi dan sosial di Kabupaten Garut tetap berputar meskipun diadang bencana. (*)
