RADARGARUT– Di saat mayoritas masyarakat tengah menikmati hangatnya suasana silaturahmi Idulfitri 1447 H, semangat pengabdian tanpa batas justru ditunjukkan oleh jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Garut.
Melawan rasa lelah dan mengesampingkan waktu libur, tim teknis PUPR Garut terus bersiaga penuh di lapangan guna menangani sejumlah bencana alam yang mengancam aksesibilitas warga di tengah arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Intensitas hujan yang cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir memicu terjadinya bencana hidrometeorologi di beberapa kecamatan.
Baca Juga:Bendera Merah Berkibar, Petugas Gabungan Siaga Total di Pantai Garut SelatanStrategi "One Way": Jurus Jitu Polda Jabar Urai Kepadatan Arus Balik di Jalur Selatan
Merespons hal tersebut, Dinas PUPR Garut segera menerjunkan personel dan alat berat ke titik-titik terdampak demi menjamin keamanan dan kenyamanan mobilitas masyarakat.
Respons Cepat di Leles dan Banyuresmi
Langkah awal kesiapsiagaan ini dimulai dengan peninjauan langsung lokasi longsor di wilayah Kecamatan Leles. Kawasan ini dikenal memiliki kontur tanah yang rawan, terutama saat jenuh air akibat hujan deras.
Selain itu, pembersihan pasca-banjir juga menjadi prioritas utama di Desa Sukalaksana dan Desa Sukakarya, Kecamatan Banyuresmi.
Endapan lumpur dan sampah yang terbawa arus banjir sempat menutup sebagian akses jalan desa, yang jika dibiarkan dapat membahayakan pengendara motor serta menghambat aktivitas warga lokal.
Dengan kolaborasi bersama unsur kewilayahan, proses pembersihan dilakukan secara intensif agar sisa-sisa banjir tidak menyisakan trauma maupun gangguan kesehatan bagi warga sekitar.
Darurat Jalur Limbangan-Selaawi
Tantangan terberat muncul di ruas jalan nasional Limbangan-Selaawi, Kecamatan Selaawi.
Material longsoran tanah dilaporkan sempat menimbun badan jalan, yang merupakan jalur strategis penghubung antar-kecamatan sekaligus jalur alternatif arus balik.
Baca Juga:Bendera Merah Berkibar, Petugas Gabungan Siaga Total di Pantai Garut SelatanIndonesia Siap Unjuk Gigi sebagai Tuan Rumah FIFA Series 2026
Pihak PUPR Garut bergerak cepat melakukan evakuasi material tanah dan bebatuan yang menghalangi jalan. Operasi pembersihan ini menjadi krusial karena jalur tersebut merupakan “nadi” ekonomi dan transportasi bagi warga Selaawi yang ingin menuju jalur utama Limbangan.
“Upaya cepat terus dilakukan guna memastikan akses jalan tetap aman dan dapat digunakan masyarakat. Kami tidak ingin kendala infrastruktur menghambat kebahagiaan warga dalam merayakan Lebaran atau mengganggu kelancaran arus balik,” tulis keterangan resmi PUPR Garut.
