“Simulasi ini penting sebagai bahan evaluasi. Kami ingin memastikan tidak ada celah dalam pelayanan, baik dari sisi teknis maupun pengamanan. Harapannya, saat hari H nanti, seluruh proses dapat berjalan dengan lancar tanpa hambatan,” tambahnya.
Ia juga menekankan bahwa pelayanan yang diberikan tidak hanya berorientasi pada kecepatan, tetapi juga pada kenyamanan dan kepuasan masyarakat.
“Kami ingin keluarga warga binaan merasakan pelayanan yang humanis, profesional, dan tetap mengedepankan aturan yang berlaku. Ini bagian dari komitmen kami dalam memberikan pelayanan publik yang prima,” tegasnya.
Baca Juga:Diduga Mabuk, Pemudik Asal Tasik Kecelakaan Tunggal di GarutPolisi Ungkap Penyalahgunaan Ambulans untuk Mudik di Malangbong, Angkut Penumpang hingga Motor
Usai simulasi, kegiatan dilanjutkan dengan evaluasi menyeluruh untuk menyempurnakan berbagai aspek teknis dan operasional. Hasilnya, seluruh persiapan dinilai telah berjalan optimal dan siap diterapkan saat pelaksanaan kunjungan Idul Fitri.
“Melalui berbagai langkah kami tentunya harus siap dalam menghadapi momen Lebaran dengan pelayanan yang maksimal, sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan rutan,” pungkasnya. (*)
