“Kasus seperti ini bisa menjadi contoh buruk bagi pelaku usaha lain. Banyak bisnis café dan restoran di Garut yang dibangun melalui pola kerja sama seperti ini,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa sejak akses ditutup, banyak pelanggan yang menyampaikan kekecewaan, terutama wisatawan dari luar daerah yang tidak dapat mengunjungi lokasi tersebut.
“Respons dari pelanggan cukup banyak, termasuk melalui media sosial. Ini jelas berdampak pada kepercayaan publik,” katanya.
Baca Juga:Pemudik Terjebak Macet di Limbangan, CB One Way Terus Dilakukan PolisiMudik Gratis Pupuk Kujang Ringankan Beban Warga, Pedagang hingga Buruh Bisa Pulang Kampung Tanpa Biaya
Cafe Balong dikenal sebagai salah satu tempat nongkrong ikonik di Garut yang menawarkan panorama Gunung Guntur serta suasana alam pegunungan yang sejuk. Dalam beberapa tahun terakhir, tempat ini menjadi tujuan favorit wisatawan, termasuk dari luar kota. (*)
