GARUT – Aktivitas “War Takjil” serta “Ngabuburit” kini sudah menjadi tradisi selama bulan suci Ramadhan. Pasalnya, kegiatan tersebut sering dilakukan masyarakat untuk mencari menu buka puasa.
Tepat di Jalan Ibrahim Adjie, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, masih menjadi tempat yang sering dikunjungi masyarakat untuk War Takjil dan Ngabuburit, karena disuguhkan langsung dengan pemandangan sunset dari Gunung Guntur.
Terpantau dari pukul 15.00 WIB, para pedagang bermunculan untuk menyiapkan membuka lapak dagangannya, sehingga sesudah waktu Ashar para pedagang siap menjajakan makanan, serta bermunculan masyarakat untuk melakukan war takjil.
Baca Juga:Jelang Libur Lebaran, PUPR Garut Siagakan Alat Berat di Titik Rawan BencanaSeorang Warga Jualan Ayam di Gedung DPRD Garut, Bentuk Protes Larangan Jualan di Pengkolan
Hampir seluruh makanan tersedia, dari mulai makanan ringan, makanan berat, jajanan yang tengah viral di media sosial, bahkan pakaian serta aksesoris pun terlihat.
Aldi, pedagang minuman Stiky Milky, mengaku bahwa ia baru pertama kali berjualan di Jalan Ibrahim Adjie di tahun sekarang. Ia merasa, penurunan omset dirasakan ketika Minggu pertama puasa dan beberapa hari terakhir sekarang.
“Rame awal minggu puasa, terus cape juga soalnya baru pertama kali jualan di Ibrahim Adjie, cuma mungkin karena saya jualan minuman dan banyak yang jualan minuman juga jadi kesini-kesinj aga menurun omsetnya,” ujarnya saat ditemui di Jalan Ibrahim Adjie, Senin 16 Maret.
Ia menyampaikan, dagangannya mulai buka pada pukul 15.30 hingga Adzan Magrib, dan untuk penghasilan perhari tidak menentu.
“Kalau buat penghasilan ga nentu kadang kalo lagi rame dapet 150-200 dan itu mulai sesudah ashar sampe adan magrib kalo saya mah,” katanya.
Aldi menjelaskan, untuk buka lapak di Jalan Ibrahim Adjie ini dikenakan biaya Rp100 ribu selama berjualan, uang kebersihan Rp10 ribu, dan dengan pengeluaran biaya segitu pihaknya merasa “Worth It” dengan penghasilan yang didapat perhari.
“Kalo saya kan kebetulan sodara sebelumnya jualan di CFD Ibrahim Adjie, jadi saya bayar ke sodara saya 100 rb buat lapak selama jualan disana dan buat uang kebersihan 10 rb perhari, sangat worth it jualan di Ibrahim Adjie , apalagi jalan itu kan sering viral ya, tapi kalo saran mah kita cari dagangan yang aneh jangan yang lumrah,” jelasnya.
