Lawan Potensi Banjir, Dinas PUPR Garut Turun Tangan Bersihkan Tumpukan Sampah di DAS Cirumput

(puprgarutkab.official/radargarut.id)
Pembersihan DAS Cirumput oleh PUPR Garut (puprgarutkab.official/radargarut.id)
0 Komentar

RADARGARUT– Ancaman banjir di wilayah perkotaan Kabupaten Garut menjadi perhatian serius pemerintah daerah, terutama saat intensitas hujan mulai meningkat.

Menyadari risiko tersebut, Pemerintah Kabupaten Garut melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang mengambil langkah proaktif dengan menggelar aksi nyata pengerukan dan pembersihan sampah di sepanjang Daerah Aliran Sungai atau DAS Cirumput, Kecamatan Garut Kota.

​Aksi ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Dinas PUPR untuk memastikan kedaulatan air dan keamanan warga dari bencana hidrometeorologi.

Baca Juga:Bandung Membiru: Perayaan HUT ke-93 Persib Diwarnai Flare dan Doa Bersama di Tengah RamadanMenjelang Idul Fitri 1447 H: Cek Jadwal Lengkap Lebaran 2026 dan Rincian Libur Panjangnya

​Sampah Menumpuk: Hambatan Aliran dan Pemicu Banjir

Kondisi di lapangan menunjukkan adanya tumpukan sampah yang cukup memprihatinkan di DAS Cirumput.

Berbagai jenis limbah domestik, mulai dari plastik sekali pakai, limbah rumah tangga, hingga material padat lainnya, terlihat menyumbat aliran sungai. Fenomena ini sangat berbahaya karena meniadakan fungsi sungai sebagai saluran pembuangan air alami.

​Dinas PUPR menegaskan bahwa tumpukan sampah yang dibiarkan akan menghambat laju aliran air secara drastis. Saat debit air sungai meningkat akibat hujan deras, penyumbatan ini akan menyebabkan air meluap ke area pemukiman warga dan jalan raya.

Banjir bandang atau genangan air yang tinggi bukan hanya mengganggu aktivitas ekonomi, tetapi juga mengancam keselamatan jiwa dan kesehatan masyarakat.

​Upaya Penanganan dan Jaga Kebersihan Sungai

​Dalam kegiatan penanganan sampah di DAS Cirumput ini, tim dari Dinas PUPR Kabupaten Garut turun langsung dengan peralatan lengkap untuk mengangkut berton-ton sampah dari dasar dan pinggiran sungai.

Fokus utama kegiatan ini adalah untuk mengembalikan lebar dan kedalaman sungai ke kondisi optimal agar alirannya kembali lancar.

​Upaya ini bukan sekadar pembersihan sesaat, melainkan bagian dari strategi jangka panjang Dinas PUPR untuk menjaga sungai tetap bersih dan fungsional.

Baca Juga:Sidak Pasar Andir, Wakil Bupati Garut Pastikan Stok Pangan dan LPG 3 Kg Aman Menjelang LebaranMudik Tanpa Pusing: Simak Panduan Waktu Perjalanan Lenggang Menuju Garut di Idul Fitri 1447 H

Melalui perawatan rutin dan normalisasi saluran air, diharapkan risiko banjir di titik-titik rawan kemacetan air di Kecamatan Garut Kota dapat diminimalisir secara signifikan.

​Ajakan Kolaborasi: Jangan Buang Sampah ke Sungai

​Meskipun pemerintah daerah melalui Dinas PUPR terus berupaya melakukan pembersihan, kesuksesan menjaga lingkungan sungai sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat.

0 Komentar