GARUT – Menjelang libur Idul Fitri, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Garut, mulai mempersiapkan sejumlah alat berat untuk mengantisipasi potensi bencana di jalur-jalur rawan.
Persiapan ini dilakukan guna memastikan akses jalan tetap aman dan lancar bagi masyarakat yang melakukan perjalanan selama masa libur lebaran.
Kepala Dinas PUPR Garut, Agus Ismail, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan inventarisasi wilayah yang berpotensi terdampak bencana, terutama di jalur selatan Garut.
Baca Juga:Seorang Warga Jualan Ayam di Gedung DPRD Garut, Bentuk Protes Larangan Jualan di PengkolanPPPK Paruh Waktu Di Garut Terima THR Rp400 Ribu, Ketua Fagar: Ini Menyakitkan
“Setelah kita inventarisasi, salah satu titik yang menjadi perhatian adalah jalur Pamegatan–Singajaya. Jalur ini termasuk wilayah yang rawan sehingga kita siapkan alat berat untuk mengantisipasi kemungkinan terjadi bencana, ” ujar Agus Ismail.
Agis sapaan akrabnya menjelaskan, bahwa saat ini pihaknya telah menyiapkan beberapa alat berat yang bisa digunakan saat libur Idul Fitri.
Untuk operasional di lapangan, tersedia tiga unit mini excavator, satu unit excavator besar, serta satu unit beko loader yang dapat dimanfaatkan untuk penanganan bencana.
Secara keseluruhan, Agis menyebutkan,bahwa PUPR Garut memiliki sekitar delapan unit alat berat yang terdiri dari mini excavator, excavator besar, beko loader, hingga stum.
Dalam penanganan wilayah, pihaknya, membagi kesiapsiagaan menjadi tiga zona, yakni wilayah utara, tengah, dan selatan.
Untuk wilayah selatan, fokus pengawasan berada di jalur Pamegatan–Singajaya serta kawasan selatan barat seperti Cisewu.
PUPR Garut juga melakukan kolaborasi dengan Bina Marga dan Provinsi Jawa Barat. Hal ini karena di wilayah selatan barat terdapat dukungan alat berat milik provinsi yang dapat digunakan jika terjadi kondisi darurat.
Baca Juga:Akibat Petasan, Bangunan Gudang Vulkanisir Ban di Leles Garut Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp100 JutaJelang Lebaran 2026, Kebutuhan Daging dan Minyak Naik, DKP Garut Pastikan Stok Aman
Selain itu, Agis mengatakan, para petugas piket juga disiapkan untuk berjaga selama masa libur Lebaran. Petugas akan bersiaga di sejumlah titik serta di workshop milik PUPR di wilayah tengah dan utara.
“Kita siapkan di workshop sendiri di wilayah tengah dan utara, kita standby juga disana. Karena kita antisipasi, kalau disimpan di jalan karena memang jalan kita sempit jadi takut menganggu arus lalu lintas,” katanya.
Meski begitu, ia mengaku jumlah alat berat yang dimiliki saat ini masih jauh dari kata ideal.
