Momen langka di tahun 2026 ini adalah pengingat bahwa perbedaan kalender bukanlah pemisah, melainkan kekayaan.
Nyepi mengajarkan kita untuk menoleh ke dalam diri melalui meditasi dan refleksi, sementara Idulfitri mengajak kita untuk kembali fitrah dan menebar maaf.
Keduanya memiliki tujuan akhir yang sama yaitu penyucian diri dan kedamaian hati. Dengan keberbarengan ini, Indonesia kembali mengirimkan pesan kuat kepada dunia bahwa keberagaman adalah kekuatan yang menyatukan, bukan alasan untuk berselisih.
Baca Juga:Drama Penalti dan VAR: Persib Bandung Curi Poin di Markas Borneo FC, Posisi Puncak Tetap AmanUrai Kemacetan Jalur Selatan, Polisi Batasi Operasional Truk Sumbu 3 Selama Operasi Ketupat Lodaya 2026
Inilah wajah asli nusantara, di mana dalam diamnya Nyepi dan dalam syukurnya Idulfitri, doa-doa kebaikan tetap membumbung tinggi ke langit yang sama. (*)
