RADARGARUT – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk atau yang lebih dikenal dengan emas Antam kembali menunjukkan pergerakan fluktuatif pada pembukaan perdagangan awal pekan ini.
Berdasarkan pantauan langsung dari situs resmi Logam Mulia pada Senin, 16 Maret 2026, harga emas Antam tercatat mengalami penurunan sebesar Rp5.000 dibandingkan dengan perdagangan hari sebelumnya.
Dengan koreksi tersebut, kini harga emas Antam berada di level Rp2.992.000 per gram, setelah sebelumnya sempat bertahan di angka yang sedikit lebih tinggi pada akhir pekan lalu.
Baca Juga:Pastikan Mudik 2026 Aman, Kapolda Jabar Terjun Langsung Tinjau Kesiapan Jalur Limbangan GarutiPhone 18 Pro Max: Era Baru Fotografi "DSLR"
Penurunan ini juga berdampak langsung pada harga pembelian kembali atau buyback yang ditetapkan oleh perusahaan.
Harga buyback emas Antam hari ini ikut melandai ke angka Rp2.744.000 per gram. Harga buyback merupakan harga acuan jika masyarakat ingin menjual kembali emas mereka ke butik resmi Antam.
Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017, setiap transaksi penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal di atas Rp10 juta akan dikenakan potongan PPh 22 sebesar 1,5 persen bagi pemegang NPWP dan 3 persen bagi mereka yang tidak menyertakan NPWP, di mana potongan pajak tersebut akan langsung dipotong dari total nilai buyback.
Jika meninjau rincian harga untuk berbagai satuan berat lainnya, harga emas Antam hari ini untuk ukuran terkecil yakni 0,5 gram dibanderol seharga Rp1.546.000.
Sementara itu, untuk satuan yang lebih besar seperti ukuran 5 gram dijual dengan harga Rp14.735.000, ukuran 10 gram seharga Rp29.415.000, dan ukuran 50 gram mencapai Rp146.745.000.
Bagi para investor besar atau kolektor, harga emas batangan untuk ukuran 100 gram saat ini dipatok pada angka Rp293.412.000, sedangkan untuk ukuran paling besar yaitu 1.000 gram atau 1 kilogram berada di level Rp2.932.600.000 sebelum perhitungan pajak pembelian.
Analisis pasar menunjukkan bahwa pergerakan harga emas domestik saat ini masih sangat dipengaruhi oleh dinamika pasar global dan pergerakan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS.
Baca Juga:Update Arus Mudik 15 Maret 2026: Jalur Cagak Garut Mulai PadatMeriahnya Festival Kohkol 2026: Bupati Garut Bermalam di Rumah Warga dan Sahur Bersama Di Desa Mekarsari
Fokus utama para pelaku pasar global tertuju pada rapat kebijakan moneter bank sentral Amerika Serikat, The Fed, yang dijadwalkan berlangsung pada tengah pekan ini.
