Campak di Garut Capai 34 Kasus, Dinkes Imbau Masyarakat Lengkapi Imunisasi Anak

(Istimewa)
Kasus campak di Indonesia naik drastis di tahun 2026 (Istimewa)
0 Komentar

GARUT – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Garut mencatat sebanyak 34 kasus campak terjadi di wilayah Kabupaten Garut.

Sebagian besar kasus tersebut dialami oleh anak-anak, khususnya balita dengan status imunisasi yang tidak lengkap.

Kepala Dinas Kesehatan Garut, Leli Yuliani, mengatakan bahwa penularan campak terjadi melalui percikan atau cipratan air ludah dari penderita kepada orang lain.

Baca Juga:PDAM Tirta Intan Garut Meraih Opini WTPPramuka SMK KBU Limbangan Turun ke Jalan, Bantu Kelancaran Arus Mudik Lebaran

“Penularannya lewat cipratan air ludah, biasanya yang terkena adalah anak yang status imunisasinya tidak lengkap,” ujar Leli, Senin 16 Maret 2026.

Ia menjelaskan, mayoritas penderita yang terpapar campak merupakan balita. Oleh karena itu, Dinkes Garut terus mengedukasi masyarakat agar lebih waspada terhadap penularan penyakit tersebut.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat guna mencegah penyebaran penyakit.

Khusus di lebaran nanti, Leli juga mengingatkan untuk tidak mengecup anak-anak kecil atau balita guna menghindari sekaligus mengurangi penyebaran kasus campak di Garut.

“Oh iya, itu juga kami mengedukasi masyarakat agar menghindari mencium anak kecil, kemudian jika sedang sakit sebaiknya menggunakan masker dan sering mencuci tangan,” imbuhnya.

Menurut Leli, langkah paling penting dalam pencegahan campak adalah memastikan anak mendapatkan imunisasi secara lengkap.

Saat ini, Leli menambahkan, bahwa pihaknya tengah melaksanakan program imunisasi campak secara serentak.

Baca Juga:Pemerintah Pusat Antisipasi Lonjakan Mudik Lebaran, Menteri Perhubungan Minta Daerah Petakan Jalur RawanJembatan Cimanuk Garut Jadi Kendala Utama, Jalan Penghubung Banyuresmi–Copong Belum Bisa Dilalui

“Untuk mencegah campak yang paling penting adalah melengkapi imunisasi. Sekarang juga ada imunisasi serentak untuk imunisasi campak,” pungkasnya. (Ale)

0 Komentar