GARUT — Musibah kebakaran menghanguskan rumah milik pasangan Pak Ajat dan Ibu Nurhalimah di Kampung Lempong RT 04/RW 02, Desa Pamekarsari, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (13/03/2026) sekitar pukul 00.00 WIB.
Api yang dengan cepat membesar membuat rumah milik korban tidak dapat diselamatkan hingga akhirnya hangus terbakar.
Menanggapi peristiwa tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Garut, Yudha Puja Turnawan, meninjau langsung lokasi kebakaran pada Sabtu, 14 Maret 2026.
Baca Juga:Harga Daging Sapi di Pasar Tradisional Garut Mulai NormalPemda Garut Siapkan Renovasi Garut Plaza, Akan Terintegrasi Dengan Garut Market Center
Yudha mengungkapkan, dirinya segera menuju lokasi setelah menerima laporan dari Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Banyuresmi, Solihin, mengenai musibah yang menimpa warga tersebut.
Sebelumnya, ia menyelesaikan agenda penyerahan paket Lebaran kepada masyarakat di daerah pemilihan (Dapil) I. Setelah itu, ia langsung menyempatkan diri mengunjungi keluarga korban.
Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi jajaran PAC PDI Perjuangan Kecamatan Banyuresmi, Babinsa Desa Pamekarsari, serta Kepala Dusun Pamekarsari, Soni.
Di tengah suasana duka yang masih menyelimuti lokasi kejadian, Yudha menyampaikan bahwa untuk sementara waktu Pak Ajat dan Ibu Nurhalimah harus mengungsi.
“Saat ini Pak Ajat dan Ibu Nurhalimah tinggal sementara di rumah orang tuanya yang tidak jauh dari lokasi kebakaran,” ujar Yudha di sela kunjungannya.
Sebagai bentuk kepedulian, Yudha juga menyerahkan bantuan berupa bingkisan sembako serta santunan uang tunai kepada keluarga korban. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban yang tengah mereka hadapi pascakebakaran.
Ia berharap Pemerintah Kabupaten Garut dapat segera mengoordinasikan bantuan lanjutan melalui kolaborasi berbagai pihak agar rumah yang terbakar dapat segera dibangun kembali.
Baca Juga:Tak Boleh Beroperasi Saat Arus Mudik Lebaran, Kusir Andong Dapat Bantuan Rp1,4 JutaTembok Penahan Tebing Ambruk Akibat Hujan Deras di Cirumampa Malangbong
“Saya berharap Pemkab Garut dapat mengoordinasikan kolaborasi pendanaan, baik dari BAZNAS, CSR perusahaan, iuran KORPRI, maupun dari berbagai pihak lainnya, untuk membantu pembangunan kembali rumah Pak Ajat dan Ibu Nurhalimah,” katanya.
Menurutnya, musibah seperti ini membutuhkan kepedulian bersama. Melalui semangat gotong royong dan kolaborasi berbagai elemen masyarakat, diharapkan keluarga korban dapat segera bangkit dan kembali memiliki tempat tinggal yang layak.(Feri)
