Harga Daging Sapi di Pasar Tradisional Garut Mulai Normal

Feri/Radar Garut
pedagang daging sapi di Pasar Andirjaya. (Feri/Radar Garut)
0 Komentar

GARUT – Harga daging sapi di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Garut mulai menunjukkan penurunan setelah sempat melonjak pada awal Ramadhan. Kondisi ini terpantau di Pasar Andirjaya, Kecamatan Bayongbong.

Sekarang ini, harga daging sapi di pasar Andirjaya berada di kisaran Rp130 ribu per kilogram. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan harga pada awal Ramadan yang sempat menembus Rp150 ribu hingga Rp160 ribu per kilogram.

Lexa, salah seorang pedagang daging sapi di Pasar Andirjaya, mengatakan kenaikan harga sempat terjadi saat memasuki bulan Ramadan karena meningkatnya permintaan masyarakat.

Baca Juga:Angkut Sampah Saat Lebaran, Dinas LH Garut Siapkan 36 ArmadaPemkab Garut Upayakan Dana BTT untuk Menebus Jenazah Warga yang Tertahan di Kamboja

Menurutnya, dalam beberapa hari terakhir harga daging mulai kembali turun sehingga lebih stabil dibandingkan awal bulan puasa.

Namun begitu, Ia memperkirakan harga daging sapi berpotensi kembali mengalami kenaikan menjelang Hari Raya Idul Fitri seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk persiapan Lebaran.

“Awal Ramadan sempat naik sampai Rp150 ribu sampai Rp160 ribu per kilogram. Sekarang sudah turun lagi jadi sekitar Rp130 ribu,” ujar Lexa.

Sementara itu, salah seorang pembeli di Pasar Andirjaya, Ratna, mengaku cukup terbantu dengan turunnya harga daging sapi dalam beberapa hari terakhir.

Ratna mengatakan, harga daging yang lebih stabil membuat masyarakat lebih leluasa untuk membeli kebutuhan dapur selama bulan Ramadan. Terlebih lagi dia selama ini membutuhkan daging untuk membuat baso.

“Alhamdulillah sekarang harganya sudah agak turun dibandingkan awal puasa. Waktu itu mahal sekali, jadi sekarang lumayan bisa beli untuk kebutuhan di rumah,” kata Ratna penjual baso di Bayongbong.

Meski demikian, Ratna juga memperkirakan harga daging sapi akan kembali naik menjelang Lebaran, sebagaimana yang biasa terjadi setiap tahunnya ketika permintaan masyarakat meningkat. (Feri)

0 Komentar