Angkut Sampah Saat Lebaran, Dinas LH Garut Siapkan 36 Armada

Radar Garut
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Garut, Jujun Juansyah
0 Komentar

GARUT – Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Garut menyiapkan puluhan armada pengangkut sampah untuk menjaga kebersihan wilayah selama momentum Hari Raya Idul Fitri. Total sebanyak 36 armada mobil sampah akan dioperasikan mulai hari H Lebaran hingga H+2.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Garut, Jujun Juansyah, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai persiapan guna memastikan seluruh armada dalam kondisi siap digunakan saat momen Lebaran. Salah satu langkah yang dilakukan adalah pengecekan kondisi fisik kendaraan secara berkala.

“Ya untuk Idul Fitri ya armada sampah, pertama kita persiapan tentu saja pengecekan ya. Pengecekan apakah ada kendala atau tidak, dan alhamdulillah dari 36 armada ini kita cuma satu ya yang terkendala. Tapi kita sudah berproses artinya sudah dalam perbaikan gitu kan. Jadi kita cepat setiap ada kendala langsung diperbaiki segera ya, jadi mudah-mudahan nanti berjalan lancar gitu kan,” ujar Jujun.

Baca Juga:Pemkab Garut Upayakan Dana BTT untuk Menebus Jenazah Warga yang Tertahan di KambojaRemaja 15 Tahun Tewas Ditusuk Kakak Kandung di Cisurupan Garut

Walaupun armada sudah disiapkan, Jujun mengakui bahwa pada hari H Idul Fitri hingga beberapa hari setelahnya kemungkinan akan terjadi sedikit keterlambatan dalam proses pengangkutan sampah.

Menurutnya, kondisi tersebut dipengaruhi oleh jadwal ibadah para petugas pada pagi hari serta penyesuaian waktu operasional armada.

“Cuma yang perlu diketahui oleh kita bersama bahwa nanti pada saat hari H, H plus satu, H plus dua, nah ini biasanya ada agak telat ya pengangkutan. Karena apa? Karena kita kan buat jadwal gitu ya, jadwal pertama pasti ada sunat ya, shalat sunat sehingga itu akan ke lapangan terlambat. Jadi ya biasa ada penumpukan nih sampai jam delapan sampai jam sembilan gitu kan, yang biasanya jam delapan udah beres kan gitu, jadi agak siang lah baru di eksekusi mungkin jam sepuluhan,” sebutnya.

Selain itu, pada H+1 dan H+2 Lebaran, sebagian petugas juga masih menjalankan tradisi silaturahmi dengan keluarga sehingga berpotensi memengaruhi ritme kerja di lapangan.

“Terus H plus satu, H plus dua juga masih terkendala terkait dengan mereka silaturahmi ya,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi kendala tersebut, Dinas LH Garut menerapkan sistem kerja bergiliran atau shift bagi para petugas kebersihan agar pelayanan pengangkutan sampah tetap berjalan.

0 Komentar