Volume Sampah Meningkat, DLH Garut Tambah Dua Truk Sampah dan Dozer di 2026

(Ale/Radar Garut)
Sampah masih menumpuk di beberapa lokasi TPS, hingga siang hari pada Rabu 11 Maret 2026. (Ale/Radar Garut)
0 Komentar

GARUT – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Garut, melakukan penambahan kendaraan operasional untuk pengelolaan sampah pada tahun 2026.

Penambahan tersebut berupa dua unit truk pengangkut sampah serta satu unit alat dozer yang akan digunakan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Kepala DLH Garut, Jujun Juansyah, mengatakan pengadaan dua truk baru ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kapasitas pengangkutan sampah di tengah meningkatnya volume sampah harian di Kabupaten Garut.

Baca Juga:Catat Tanggalnya! Promo Superindo Weekday Tawarkan Diskon Hingga 50 PersenHarga Cabai Rawit Masih Tinggi di Pasar Tradisional Garut

“Jadi untuk 2026 kita alhamdulillah ada pengadaan kendaraan dua truk, mudah-mudahan dengan penambahan ini bisa terbantu terutama disaat menghadapi naiknya volume sampah,” ujar Jujun, Rabu, 11 Maret 2026.

Menurutnya, penambahan armada tersebut cukup penting mengingat sebagian besar kendaraan operasional yang dimiliki DLH Garut saat ini sudah berusia lebih dari 10 tahun ke atas.

“Itu sangat membantu kita, karena hampir setengahnya dari 38 truk sudah diatas 10 tahun,” ucapnya.

Selain armada pengangkut, DLH Garut juga melakukan pengadaan alat berat berupa dozer yang akan digunakan di area TPA.

Ia mengatakan, alat ini berfungsi untuk mendorong dan meratakan tumpukan sampah agar pengelolaan di lokasi pembuangan akhir menjadi lebih maksimal.

“Kita juga di tahun 2026 ada pengadaan alat dozer untuk mendorong sampah khusus untuk di TPA, jadi itu juga terbantu,” katanya

Jujun menambahkan, saat ini volume sampah yang masuk tercatat hampir mencapai 300 ton per hari, angka yang dinilai cukup signifikan dibandingkan sebelumnya.

Baca Juga:Andong di Jalan Provinsi dan Nasional di Garut Dilarang Beroperasi Jelang Lebaran, Diberi Kompensasi 7 HariTanah YBHM Rupanya Belum Ada Sertifikat Wakaf, Begini Penjelasan BPN Garut

“Kalau dilihat dari potensi timbunan sampah seiring dengan meningkatnya pelayanan kita ke MBG juga cukup signifikan, ya jadi untuk sekarang meningkat jadi 300 ton perharinya,” pungkasnya. (Ale)

0 Komentar