RADARGARUT– Tradisi mudik Lebaran kembali menjadi sorotan utama menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah yang jatuh pada Sabtu-Minggu, 21-22 Maret 2026.
Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan, Kepolisian Republik Indonesia, dan PT Jasa Marga memprediksi arus mudik tahun ini akan berlangsung dengan pola unik terbagi menjadi dua gelombang puncak akibat kedekatan libur Idul Fitri dengan Hari Suci Nyepi serta penerapan kebijakan Work From Anywhere pada 16-17 Maret 2026.
Berdasarkan survei Kemenhub dan BPS, potensi pergerakan masyarakat selama periode Lebaran 2026 mencapai 143,9 juta orang, setara lebih dari 50% populasi Indonesia.
Baca Juga:Daftar Pemain Garuda Calling FIFA Series 2026: Skuad Sementara Timnas Indonesia Era John HerdmanCara Buka Blokir BRImo 2026: Panduan Lengkap Tanpa Harus ke Bank, Praktis Lewat HP!
Angka ini sedikit menurun dibandingkan realisasi tahun sebelumnya namun pemerintah tetap mengantisipasi kemungkinan lonjakan di lapangan.
Prediksi Puncak Arus Mudik dan Balik
Polri dan Kemenhub memetakan puncak arus mudik terjadi dalam dua gelombang utama:
Gelombang pertama: 14-15 Maret 2026 (H-7 hingga H-6)
Gelombang kedua (puncak tertinggi): 18-19 Maret 2026 (H-3 hingga H-2)
Beberapa sumber menyebut kepadatan paling tinggi berpotensi pada 16 Maret dan 18 Maret 2026, terutama karena efek WFA yang memberikan fleksibilitas bagi pekerja untuk berangkat lebih awal atau menunda perjalanan.
Untuk arus balik, prediksi serupa berlaku:
Gelombang pertama: 24-25 Maret 2026 (H+3 hingga H+4)
Gelombang kedua: 28-29 Maret 2026
PT Jasa Marga memproyeksikan sekitar 3,6 juta kendaraan akan meninggalkan wilayah Jabodetabek selama periode mudik, dengan puncak tertinggi pada 18 Maret 2026. Sementara arus balik diperkirakan mencapai 3,5 juta kendaraan.
Persiapan dan Kebijakan Pendukung
Pemerintah telah menyiapkan sejumlah langkah untuk mengurai kemacetan:
- Rekayasa lalu lintas seperti contraflow, one way, dan pembukaan ruas tol fungsional.
- Diskon tarif tol 30% pada tanggal-tanggal tertentu bagi pembayaran elektronik jarak jauh.
- 10 ruas tol gratis selama periode mudik untuk mengalihkan lalu lintas dari jalur utama.
- Larangan truk sumbu 3 melintas di tol dan arteri mulai 13 Maret 2026 sesuai Operasi Ketupat 2026.
- Posko terpadu di berbagai titik rawan, termasuk antisipasi cuaca hujan ringan hingga lebat yang diprediksi BMKG pada 13-16 Maret 2026.
Libur dan Cuti Bersama Lebaran 2026
Berdasarkan SKB 3 Menteri, libur nasional Idul Fitri jatuh pada 21-22 Maret 2026, dengan cuti bersama pada:
