Kakanwil Kemenham: Berhikmah Menjadi Orang Besar Sebagai Warga Binaan di Dalam Lapas Garut

Radar Garut
Warga Binaan Pemasyarakatan di Lapas Kelas II A Kabupaten Garut
0 Komentar

GARUT – Kepala Kantor Wilayah Kementerian HAM Jawa Barat Hasbullah Fudail, mendorong para warga binaan/ Naarapidana Lembaga Pemasyarakatan Garut untuk mengambil hikmah dan bercermin “bahwa banyak tokoh besar di dunia ini, pernah menghuni penjara dan melakukan perubahan besar dalam hidupnya sehingga menjadi lebih baik”.

Ketika berada dalam Lapas, hendaknya harus mampu melakukan perubahan sikap dan perilaku untuk menjadi lebih baik.

Selain itu Hasbullah menyampaikan bahwa tidak semua orang masuk dalam penjara secara hakekatnya atau dengan unsur kesengajaan adalah mereka yang melanggar hukum secara sengaja.

Baca Juga:172 Calon Jemaah Haji Tahun 2026 Asal Garut Siap Berangkat, Kemenhaj Harap Konflik Timur Tengah MeredaSambut Arus Mudik Lebaran 2026, PUPR Garut Lakukan Pemeliharaan 11 Titik Ruas Jalan

Beberapa yang masuk bisa saja karena bujuk rayuan, keterpaksaan, dan lainnya. Demikian disampaikan Hasbullah ketika memberikan penguatan HAM bagi Warga Binaan Pemasyarakatan di Lapas Kelas II A Kabupaten Garut, Senin, 9 Maret 2026. Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia Jawa Barat melaksanakan kegiatan Penguatan Kapasitas Hak Asasi Manusia (HAM) bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Garut yang diikuti oleh sekitar 80 peserta.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman WBP mengenai hak asasi manusia, sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya keseimbangan antara pemenuhan hak dan pelaksanaan kewajiban selama menjalani masa pembinaan di lingkungan pemasyarakatan.

Kegiatan dibuka oleh Rusdedy, selaku Kepala Lapas Kelas IIA Garut. Dalam sambutannya, Kalapas menyampaikan apresiasi kepada Kantor Wilayah Kementerian HAM Jawa Barat atas terselenggaranya kegiatan penguatan kapasitas HAM bagi WBP.

Pada kesempatan tersebut, Kalapas juga memaparkan berbagai capaian yang telah dilakukan oleh Lapas Kelas IIA Garut dalam upaya pemenuhan hak asasi manusia bagi WBP, termasuk penyediaan layanan pembinaan, fasilitas pendukung, serta upaya peningkatan kualitas pelayanan yang berorientasi pada penghormatan terhadap martabat manusia.

Selanjutnya, Kepala Kantor Wilayah Kementerian HAM Jawa Barat, Hasbullah Fudail, menyampaikan sambutan sekaligus pengantar kegiatan. Dalam penyampaiannya, Ia menegaskan bahwa setiap warga binaan tetap memiliki hak asasi yang harus dihormati dan dipenuhi, meskipun sedang menjalani masa pidana.

Pemenuhan hak asasi manusia merupakan bentuk penghormatan terhadap martabat manusia yang harus dijunjung tinggi oleh seluruh pihak. Selain itu, Ia juga menyampaikan komitmennya untuk terus mengupayakan pemenuhan hak-hak warga binaan, termasuk terkait pemenuhan hak biologis bagi WBP di lembaga pemasyarakatan.

0 Komentar