GARUT – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Pasirwangi menyebabkan terjadinya bencana hidrometeorologi di Kampung Sukasari RT 05 RW 05, Desa Padaawas, Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, Selasa (10/3/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Akibat kejadian tersebut, dua rumah warga mengalami kerusakan dan akses jalan utama sempat tertutup material tanah.
Kapolsek Pasirwangi, Iptu Wahyono Aji mengatakan pihaknya bersama unsur Muspika dan sejumlah instansi terkait langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan serta penanganan awal setelah menerima laporan dari masyarakat.
“Setelah menerima laporan, kami bersama unsur kecamatan, BPBD, Tagana, Damkar, BBWS, serta pemerintah desa langsung melakukan pengecekan ke lokasi untuk memastikan kondisi warga dan melakukan langkah penanganan awal,” ujar Aji.
Baca Juga:83 Orang Hadiri Buka Puasa Bersama di Rutan Garut, Hangatkan Kebersamaan Warga Binaan dan KeluargaPNM Cabang Garut Bagikan Takjil dari Produk Nasabah, Dorong Promosi UMKM di Bulan Ramadan
Ia menjelaskan, bencana tersebut mengakibatkan bagian belakang dua rumah warga tergerus aliran Sungai Cibeureum yang meluap akibat curah hujan tinggi.
Rumah milik Abdurohman (31) yang dihuni bersama tiga anggota keluarganya mengalami kerusakan pada bagian dinding belakang sepanjang sekitar 4 meter dengan tinggi sekitar 3 meter. Kerugian akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp60 juta.
“Sementara rumah milik Muhamad Ismail (37) yang juga dihuni bersama tiga anggota keluarga mengalami kerusakan pada bagian belakang rumah sepanjang sekitar 6 meter dengan tinggi sekitar 3 meter. Kerugian diperkirakan mencapai sekitar Rp30 juta,” jelasnya.
Meski menimbulkan kerusakan pada bangunan rumah, Aji memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Untuk sementara warga yang terdampak sudah kami evakuasi ke rumah tetangga terdekat guna menghindari risiko yang lebih besar,” katanya.
Selain merusak rumah warga, material tanah yang terbawa aliran air dari kawasan pegunungan juga menutup Jalan Raya Pasirwangi di wilayah Kampung Sukasari sepanjang sekitar 100 meter dengan ketebalan material tanah sekitar 15 hingga 20 sentimeter.
Akibatnya, arus lalu lintas di jalur tersebut sempat terganggu dan hanya dapat dilalui secara bergantian oleh kendaraan.
Baca Juga:Bupati Garut Tinjau Ramffest 2026, Dorong Festival Fashion Ramadan Digelar Setiap TahunSatres Narkoba Polres Garut Amankan Pemuda Pengedar Psikotropika, Transaksi Lewat Facebook
Wahyono mengatakan pihaknya bersama warga dan petugas dari berbagai instansi langsung melakukan upaya penanganan darurat dengan membersihkan material tanah yang menutup badan jalan secara manual.
