RADARGARUT– Jalur utama Bandung-Tasikmalaya sempat lumpuh sementara akibat kecelakaan tunggal yang melibatkan sebuah truk bermuatan mie instan di wilayah Tanjakan Andir, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Peristiwa ini terjadi pada Minggu pagi, 8 Maret 2026, sekitar pukul 08.00 WIB, dan menyebabkan kemacetan panjang di jalur nasional yang ramai dilalui kendaraan.
Truk dengan nomor polisi Z 9535 MG tersebut diketahui melaju dari arah Bandung menuju Tasikmalaya. Saat melintasi tanjakan curam di Tanjakan Andir, kendaraan diduga gagal menanjak karena beban muatan yang berat.
Baca Juga:Dokter Richard Lee Ditahan Polda Metro Jaya: Nasib Sial Influencer Kecantikan IniTNI Tetapkan Status Siaga Satu Hari Ini: Antisipasi Dampak Eskalasi Konflik Timur Tengah
Ipfa Ade Silaeman menjelaskan bahwa mesin truk mati mendadak, sehingga kendaraan mundur tidak terkendali, menabrak sebuah mobil sedan di belakangnya sebelum akhirnya terguling di badan jalan.
“Truk melaju dari arah Bandung menuju Tasikmalaya, saat melintasi tanjakan Andir truk tidak kuat dan mengalami mesin mati hingga kehilangan kendali, mundur, dan terguling,” jelasnya.
Akibat insiden ini, truk yang mengangkut mie instan dalam jumlah besar menutup seluruh badan jalan, menyebabkan arus lalu lintas dari kedua arah tersendat total. Kemacetan mencapai panjang signifikan, mengganggu mobilitas pengguna jalan di jalur vital yang sering dilalui kendaraan logistik dan pemudik.
Petugas dari Satuan Lalu Lintas Polres Garut bersama anggota Polsek Malangbong segera tiba di lokasi untuk mengatur lalu lintas dan memproses evakuasi. Proses pengangkatan truk dilakukan dengan hati-hati menggunakan alat berat, mengingat muatan yang berat dan posisi kendaraan yang terguling.
Setelah evakuasi selesai, truk berhasil dipindahkan dari badan jalan, dan arus lalu lintas kembali normal secara bertahap dan dipastikan tidak ada korban jiwa.
“Tidak ada korban jiwa, sekarang sedang proses evakuasi,” tambahnya.
Peristiwa tersebut menjadi pengingat betapa rawannya tanjakan Andir Malangbong bagi kendaraan berat, terutama truk bermuatan penuh.
Wilayah ini dikenal memiliki tanjakan curam dan turunan tajam yang sering menyebabkan kecelakaan serupa, khususnya pada musim hujan atau saat kendaraan overload.
Baca Juga:Presiden Iran Masoud Pezeshkian Minta Maaf ke Negara Tetangga atas Serangan Rudal dan DroneHari Perempuan Sedunia 2025: Accelerate Action untuk Percepat Kesetaraan Gender
Polres Garut mengimbau seluruh pengemudi, terutama sopir truk dan kendaraan besar, untuk selalu memeriksa kondisi kendaraan secara prima sebelum melintas di jalur tanjakan dan turunan.
