Kegiatan Keagamaan di Cibudug Leuwigoong Terus Dikembangkan Selama Ramadhan

(Pepen Apendi/Radar Garut)
Pembagian takjil gratis bagi anak-anak di Masjid Al- Hidayah, Cibudug Desa Sindangsari, Leuwigoong. (Pepen Apendi/Radar Garut)
0 Komentar

GARUT – Kegiatan keagamaan selama bulan suci Ramadhan di Kampung Cibudug, Desa Sindangsari, Kecamatan Leuwigoong, terus dikembangkan oleh masyarakat setempat.

Berbagai aktivitas ibadah digelar di Masjid Al-Hidayah maupun di madrasah dengan tujuan memperdalam pemahaman ajaran Islam serta membumikan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat.

Ketua DKM Al-Hidayah, Ustadz H. Asep, mengatakan bahwa berbagai kegiatan ibadah rutin dilaksanakan oleh warga selama Ramadhan.

Baca Juga:Pengemis Membludak Saat Ramadhan, Satpol PP Garut Perketat PengawasanASN Garut Diimbau Salurkan Zakat Fitrah ke Baznas, Tapi Tak Bersifat Wajib

Selain di Masjid Al-Hidayah, kegiatan seperti salat tarawih dan tadarus Al-Qur’an juga dilakukan di sejumlah mushola dan masjid jami yang ada di lingkungan tersebut.

“Di Madrasah anak-anak rutin belajar mengaji sore hari. Ibu-ibu mengikuti kuliah subuh di masjid Al-Hidayah tiap subuh,” kata H. Asep, Minggu 8 Maret 2026.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana bagi masyarakat untuk meningkatkan keimanan sekaligus mempererat kebersamaan selama bulan Ramadhan.

Anak-anak hingga orang dewasa terlibat aktif dalam berbagai kegiatan keagamaan yang digelar setiap hari.

Selain kegiatan ibadah, masyarakat juga menggelar kegiatan sosial yang bertujuan membantu sesama. Atas inisiatif Ketua RW 1 Cibudug, Yudi, warga mengadakan pembagian makanan takjil gratis yang dilaksanakan di halaman Masjid Al-Aqsa Hidayah.

Pembagian takjil tersebut diperuntukkan bagi anak-anak di lingkungan sekitar. Kegiatan berlangsung tertib karena setiap penerima telah mendapatkan kupon terlebih dahulu sebelum mengambil makanan yang dibagikan oleh panitia.

Dengan adanya sistem kupon tersebut, proses pembagian takjil dapat berjalan dengan lebih teratur sehingga semua anak yang berhak menerima dapat memperoleh makanan untuk berbuka puasa.

Baca Juga:Satu Tahun Syakur–Putri Pimpin Garut, Ketua DPRD Nilai Pembangunan Masih Tahap MelanjutkanJalan Gatot Subroto di Garut Dipenuhi Pedagang Takjil, Sebagian Angkot Pilih Tak Masuk Perumahan

Warga setempat berharap berbagai kegiatan keagamaan dan amaliyah Ramadhan yang telah berjalan ini dapat terus berkembang serta menjadi tradisi yang berkelanjutan di masa mendatang.

Selain memperkuat nilai keagamaan, kegiatan tersebut juga dinilai mampu menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.(Pepen Apendi)

0 Komentar