RADARGARUT– Polres Garut melalui Polsek Kadungora kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat selama bulan suci Ramadan 2026. Pada Rabu, 4 Maret 2026, jajaran Polsek Kadungora menggelar Operasi Knalpot Brong yang sekaligus menjadi pengamanan kegiatan ngabuburit di wilayah hukumnya, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Operasi ini lahir dari respons cepat terhadap berbagai pengaduan warga yang masuk melalui layanan Dumas 110. Sebagian besar keluhan masyarakat berfokus pada kebisingan berlebih akibat penggunaan knalpot tidak standar alias knalpot brong pada sepeda motor.
Suara keras yang dihasilkan kendaraan tersebut sering kali mengganggu ketenangan, terutama saat masyarakat sedang menjalankan ibadah puasa dan menikmati momen ngabuburit menjelang berbuka puasa. Ngabuburit sendiri telah menjadi tradisi yang sangat dinanti, di mana warga berkumpul, bersosialisasi, dan menanti waktu berbuka dengan penuh sukacita.
Baca Juga:Perayaan Cap Go Meh 2577/2026 di Garut: Bupati Garut Tekankan Keberagaman sebagai Kekuatan BangsaPrediksi Lebaran 2026: Kapan Idul Fitri 1447 H Jatuh? Ini Bocoran Tanggal Versi Pemerintah dan Muhammadiyah
Oleh karena itu, Polri berupaya memastikan suasana tetap kondusif dan nyaman bagi semua.
Kegiatan razia dan pengamanan dimulai pukul 16.00 WIB dan berlangsung hingga selesai. Titik utama penindakan berada di Jalan Soekarno Hatta Kadungora serta Simpang Empat Cisaat, dua lokasi yang kerap menjadi jalur ramai kendaraan dan tempat berkumpul warga saat ngabuburit.
Operasi ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Kadungora, Kompol Alit Kadarusman, didampingi seluruh personel Polsek Kadungora yang turun ke lapangan.
Hasilnya, petugas berhasil menindak 7 unit sepeda motor yang menggunakan knalpot brong atau knalpot yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
Modifikasi knalpot semacam ini sering kali menghasilkan suara bising melebihi ambang batas yang diperbolehkan, sehingga menjadi salah satu sumber utama keluhan warga, khususnya di malam hari selama bulan Ramadan.
Tak hanya menindak pelanggar knalpot brong, petugas juga melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas secara intensif. Tujuannya adalah mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat serta memberikan rasa aman kepada warga yang memadati kawasan menjelang waktu berbuka puasa.
Petugas terlihat sigap mengatur arus kendaraan, mengawasi kerumunan, dan memastikan tidak ada aksi balap liar atau perilaku yang mengganggu ketenangan.
