Konflik Timur Tengah: Bupati Imbau Jemaah Umrah Garut Tunda Keberangkatan

Radar Garut
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin
0 Komentar

GARUT – Konflik di wilayah Timur Tengah masih menjadi perhatian bersama, terutama bagi para jemaah umrah yang tengah melakukan ibadah di Tanah Suci.

Kondisi tersebut, memicu ketegangan seluruh pihak, terutama bagi masyarakat Garut. Sehingga, Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin buka suara atas konflik yang tengah terjadi.

Menurutnya, pihaknya belum mengetahui detail terkait kondisi jemaah ditanah suci, namun ini menjadi atensi, dan pihaknya tengah menunggu informasi dari pemerintah pusat.

Baca Juga:Perbaikan Jalan di Garut Selatan Diajukan ke PusatAdanya Pelabuhan di Garut Selatan Diyakini Produksi Ikan Akan Melejit

“Kita belum dapat informasi detail ya terkait dengan mereka, tapi ini jadi atensi kita dan kita juga masih menunggu arahan dari pemerintah pusat karena ini sesuatu yang sangat tidak bisa kita kendalikan,” ujarnya saat dikonfirmasi di Comand Center Pendopo Garut.

Namun dengan kondisi seperti ini, pihaknya mengimbau kepada para calon jemaah umrah yang akan berangkat agar menunda pemberangkatan.

“Cuma kita mengimbau, kalau boleh mengimbau kepada jemaah yang umroh yang akan berangkat bisa ditunda dulu, ini force majeure ya, ini akan berisiko lah,” katanya.

Ia menambahkan, memang ibadah umrah itu ibadah sunat, namun keselamatan perlu diperhatikan.”Saya bilang umroh itu adalah ibadah yang sebut saja sunat, tapi menjaga keselamatan itu wajib,” pungkasnya. (Rizka)

0 Komentar