UPT Puskesmas Cilawu Raih Predikat Zona Integritas Menuju WBK, Bupati Garut Tekankan Respons Cepat Aparatur

istimewa
UPT Puskesmas Cilawu Raih Predikat Zona Integritas Menuju WBK, Bupati Garut Tekankan Respons Cepat Aparatur
0 Komentar

GARUT – UPT Puskesmas Cilawu menjadi salah satu unit pelayanan yang menerima penghargaan Predikat Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dalam Apel Gabungan Pemerintah Kabupaten Garut yang digelar di Lapangan Setda, Jalan Pembangunan, Tarogong Kidul, Senin (2/3/2026).

Apel gabungan yang dipimpin langsung oleh Abdusy Syakur Amin itu dirangkaikan dengan sejumlah agenda penting, mulai dari penyerahan Surat Keputusan (SK) pensiun aparatur sipil negara (ASN), penghargaan reformasi birokrasi, hingga penyaluran bantuan sosial melalui Baznas Kabupaten Garut.

Selain UPT Puskesmas Cilawu, penghargaan Zona Integritas menuju WBK juga diberikan kepada UPT Puskesmas Karangpawitan, Cihurip, Siliwangi, dan Cibatu. Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas komitmen peningkatan kualitas pelayanan publik yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Baca Juga:PGE Kamojang Tebar 1.682 Bantuan Ramadan, Perkuat Harmoni Sosial di Sekitar Wilayah OperasiBBOI Chapter Garut Gelar Bakti Sosial Ramadan di Pondok Penulis Asy-Syafi'ie

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menyoroti tantangan birokrasi di era digital yang menuntut kecepatan dan ketepatan respons aparatur terhadap persoalan masyarakat.

“Di era informasi seperti sekarang, setiap peristiwa cepat sekali menyebar. Aparatur harus sigap merespons sesuai tugas dan fungsi masing-masing. Jangan selalu menunggu instruksi pimpinan,” tegasnya.

Ia menekankan pentingnya kepekaan camat dan kepala dinas dalam membaca situasi di lapangan. “Masyarakat harus benar-benar merasakan kehadiran pemerintah, terutama ketika muncul persoalan yang membutuhkan penanganan cepat,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Syakur juga menyerahkan Keputusan Bupati terkait pemberhentian PNS yang memasuki batas usia pensiun per Maret 2026. Ia menyampaikan apresiasi atas pengabdian para ASN yang telah menyelesaikan masa tugasnya.

“Penghargaan ini adalah bentuk terima kasih atas dedikasi yang telah diberikan untuk Kabupaten Garut,” ujarnya.

Kegiatan apel juga diisi dengan penyaluran bantuan sosial. Baznas Kabupaten Garut menyerahkan bantuan Program Garut Peduli sebesar Rp10 juta kepada masing-masing lima lembaga sosial, yakni Harapawan Muhammadiyah Lio dan Ittihadul Ummat Garut di Kecamatan Garut Kota, Abul Yatama dan Al-Amin di Tarogong Kaler, serta Nurul Falah di Kecamatan Samarang. (*)

0 Komentar