GARUT – Momentum Ramadan 1447 Hijriah dimanfaatkan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) Area Kamojang untuk kembali berbagi dengan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.
Melalui program sosial bertajuk Energi untuk Melangkah Penuh Harapan, perusahaan panas bumi tersebut menyalurkan total 1.682 bantuan ke sejumlah desa di Kecamatan Ibun dan Samarang.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan manfaat nyata, tidak hanya melalui penyediaan energi bersih, tetapi juga lewat kontribusi sosial yang berkelanjutan.
Baca Juga:BBOI Chapter Garut Gelar Bakti Sosial Ramadan di Pondok Penulis Asy-Syafi'ieAgustine: Toleransi Bukan Sekadar Wacana, Melainkan Praktik Nyata dalam Kehidupan
PT Pertamina Geothermal Energy Tbk Area Kamojang mendistribusikan 1.082 paket sembako kepada masyarakat di 13 desa di Kecamatan Samarang dan 12 desa di Kecamatan Ibun, termasuk Kampung Kamojang, Kampung Legok Pulus, dan Kampung Cikalaeng. Bantuan juga diberikan kepada anak-anak istimewa di Ruang ASA serta unsur patroli Ibun.
Selain sembako, perusahaan menyerahkan 140 perlengkapan ibadah untuk Masjid Agung Ibun, Masjid Raya Kamojang, dan Masjid Agung Samarang. Tak hanya itu, sebanyak 460 mushaf Al-Qur’an turut dibagikan ke 11 desa di Kecamatan Ibun dan 12 desa di Kecamatan Samarang guna mendukung aktivitas keagamaan masyarakat selama Ramadan.
General Manager PGE Area Kamojang, I Made Budi Kesuma Adi Putra mengatakan bahwa Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat kedekatan antara perusahaan dan masyarakat sekitar.
“Bulan suci ini mengajarkan kita tentang kepedulian dan kebersamaan. Kami ingin menghadirkan energi yang tidak hanya dihasilkan dari panas bumi, tetapi juga energi sosial yang memperkuat harapan dan solidaritas,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan perusahaan di tengah masyarakat harus mampu memberikan dampak positif secara berkelanjutan. “Karena itu, program sosial Ramadan menjadi salah satu bentuk implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang rutin dijalankan,” katanya.
Ia menambahkan, keberlanjutan operasional energi panas bumi tidak bisa dipisahkan dari keberlanjutan sosial di lingkungan sekitar.
“Hubungan harmonis antara perusahaan dan masyarakat menjadi pondasi penting dalam mendukung ketahanan energi nasional,” tambahnya.
Baca Juga:Polsek Pasirwangi Bubarkan Aksi Balap Liar, Amankan 5 Pelaku dan 12 MotorBuka Puasa Penuh Haru di Rutan Garut, Kebersamaan Kuatkan Semangat Warga Binaan
Sebagai salah satu pelopor pengembangan panas bumi di Indonesia, PGE Area Kamojang terus menjaga keseimbangan antara kinerja pembangkit dan kontribusi sosial. Melalui rangkaian kegiatan Ramadan ini, perusahaan berharap dapat memperkuat nilai spiritual sekaligus meningkatkan ketahanan sosial masyarakat.
