Wabup Garut Tinjau Langsung Garut Plaza, Targetkan Relokasi PKL Dan Maksimalkan Aktivitas Ekonomi Ramadhan

(Istimewa)
Kunjungan Wabup Garut Putri Karlina tinjau langsung Garut Plaza (Istimewa)
0 Komentar

RADARGARUT– Wakil Bupati Garut, Luthfianisa Putri Karlina atau dikenal sebagai Teh Putri, melakukan kunjungan kerja langsung ke pusat perbelanjaan Garut Plaza di Jalan Guntur, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, pada Jumat, 27 Februari 2026.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Garut untuk merevitalisasi kawasan tersebut sekaligus menata ulang aktivitas ekonomi masyarakat menjelang Bulan Ramadan 1447 H / 2026 M.

Dalam tinjauannya, Wabup Putri Karlina memantau persiapan pelaksanaan Bazar Ramadan atau Ramadan Festival yang akan digelar di Garut Plaza.

Baca Juga:Polsek Banyuresmi dan SMAN 26 Garut Bagikan Takjil di Jalan Raya, Tingkatkan Kepedulian Sosial.Tanah Nganggur Bisa Disita Negara! Ini Aturan Baru PP 48/2025 yang Wajib Diketahui Pemilik Tanah

Kegiatan ini dirancang sebagai pusat aktivitas perdagangan musiman, termasuk relokasi Pedagang Kaki Lima yang selama ini berjualan di sepanjang Jalan Ahmad Yani.

Program pengalihan PKL ke dalam gedung Garut Plaza, khususnya di lantai dua, bertujuan memberikan tempat yang lebih layak, aman, dan representatif bagi para pedagang, sekaligus mengembalikan keteraturan lalu lintas serta estetika kawasan Jalan Ahmad Yani sebagai arteri utama kota.

Menurut informasi dari berbagai sumber resmi, Pemkab Garut menyiapkan sekitar 200-500 lapak untuk pedagang musiman, termasuk PKL yang direlokasi dan pelaku usaha baru yang ingin bergabung dalam event Ramadan.

Langkah ini diharapkan menjadi titik balik kebangkitan Garut Plaza yang sempat sepi pengunjung, sekaligus mendorong peningkatan ekonomi lokal melalui peningkatan daya beli masyarakat selama Ramadan.

Wabup Putri Karlina menekankan pentingnya adaptasi pedagang terhadap dinamika pasar. Ia memberikan pesan khusus agar para pelaku usaha lebih jeli dalam membaca peluang.

“Para pedagang harus lebih jeli melihat peluang pasar dan menjual barang dagangan yang sesuai dengan minat serta kebutuhan pembeli,” ujarnya.

Selain itu, ia menambahkan bahwa program ini bukan hanya soal relokasi fisik, melainkan juga aktivasi ekonomi secara berkelanjutan.

Baca Juga:Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan Divonis 9 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Minyak MentahMasa Bayaran di Balik Aksi Demonstrasi Mahasiswa Depan Mabes Polri

“Kami ingin Garut Plaza kembali hidup dan menjadi pusat keramaian ekonomi selama Ramadan. Dengan tempat yang lebih baik, pedagang bisa meningkatkan omset, sementara masyarakat mendapatkan akses belanja yang lebih nyaman dan tertib,” tambahnya.

Kunjungan ini melanjutkan rapat koordinasi sebelumnya yang dipimpin Bupati Garut Abdusy Syakur Amin pada pertengahan Februari 2026, di mana dibahas strategi penataan PKL Pasar Ramadan dan Ramadan Festival.

0 Komentar