“Mari kita jadikan perbedaan ini sebagai pelangi yang mempercantik cakrawala Indonesia,” katanya.
Sementara, Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan kebersamaan lintas komunitas yang diinisiasi oleh Agustine Merdekawati.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi contoh nyata harmoni dalam keberagaman di Kabupaten Garut. Syakur mengaku bersyukur dapat menghadiri acara yang dinilainya sarat dengan nilai persatuan dan kepedulian sosial.
Baca Juga:Polsek Pasirwangi Bubarkan Aksi Balap Liar, Amankan 5 Pelaku dan 12 MotorBuka Puasa Penuh Haru di Rutan Garut, Kebersamaan Kuatkan Semangat Warga Binaan
“Alhamdulillah, hari ini saya bisa menghadiri acara yang diinisiasi oleh Bu Doktor Agustine Merdekawati. Ini salah satu kegiatan yang sangat baik karena melibatkan berbagai komunitas di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia menyoroti bagaimana perayaan dan momentum keagamaan dijalankan secara inklusif. Warga Muslim turut hadir dalam perayaan Imlek, sementara dalam momentum Ramadan seluruh warga juga diundang untuk bersama-sama merasakan kebersamaan.
“Imlek dirayakan bersama, warga Muslim hadir. Saat Ramadan juga semua warga diundang. Ini menunjukkan kebersamaan di atas segala perbedaan,” katanya.
Selain menjadi ajang silaturahmi, Syakur juga bersyukur kegiatan tersebut juga diisi dengan aksi sosial berupa pemberian bantuan kepada masyarakat. Ia menilai, aspek kepedulian sosial inilah yang menjadi perekat kuat antarwarga.
“Ini bukan hanya seremoni, tetapi juga ada kewajiban sosial yang ditunaikan. Bantuan diberikan, ada kepedulian yang nyata. Itu yang bisa merekatkan kita semua dalam satu kesatuan,” ungkapnya.
Menurutnya, suasana harmonis seperti ini penting untuk terus dirawat, terlebih di tengah masyarakat yang majemuk. Ia menegaskan bahwa Garut saat ini berada dalam kondisi yang aman dan damai.
“Garut sebesar ini tetap dalam keadaan tentram dan damai. Tidak ada konflik antar keyakinan agama. Itu yang harus kita jaga bersama,” tegasnya.
Baca Juga:Pencukur di Garut Gelar MBG “Mangkas Buuk Gratis” dan “Menu Buka Gratis”, Kritik Sosial Program Makan BergiziRutan Garut Raih Dua Penghargaan dari KPPN
Syakur berharap hubungan antarumat beragama di Kabupaten Garut dapat terus terpelihara dengan baik, tanpa adanya gesekan maupun konflik yang dapat merusak persatuan.
“Semoga kebersamaan ini terus berlanjut. Kita ingin Garut tetap aman, stabil, dan menjadi contoh toleransi bagi daerah lain,” pungkasnya. (*)
