Sampah TPA Pasir Bajing Bertahan di Angka 230 Ton, Tak Ada Lonjakan Signifikan Selama Ramadhan Justru Menurun

Lokasi pembuangan sampah TPS Pasir Bajing Kabupaten Garut.
Lokasi pembuangan sampah TPS Pasirbajing Kabupaten Garut. (Ale/Radar Garut)
0 Komentar

GARUT – Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Garut, mengungkapkan terkait pengelolaan sampah selama bulan Ramadhan 2026, pasalnya beberapa titik di Garut selalu ada spot besar yang dijadikan sebagai War Takjil selama bulan Ramadhan setiap sore hari.

Titik spot besar yang sering diadakan war takjil yaitu di Jalan Ibrahim Adjie, Kecamatan Tarogong Kaler, pasalnya titik tersebut selalu ramai masyarakat dan para pedagang, sehingga akan berdampak pada kebersihan lingkungan sekitar seusai war takjil selesai.

Kepala Dinas LH Garut, Jujun Juansyah Nurhakim, mengatakan jika dilihat dari kegiatan yang spotnya besar memang pasti akan banyak sampahnya, namun sebenarnya sudah tereduksi seiring tidak ada PKL di siang hari.

Baca Juga:One Day One Juz, Lapas Garut Perkuat Keimanan dan Integritas Pegawai di Bulan RamadhanUpdate Harga Emas Antam Batangan 24 Februari 2026: Tren Naik atau Turun?

“Tapi sebenarnya ini tereduksi seiring dengan kurangnya PKL ya. Artinya PKL yang ada di siang hari. Nah itu sebenarnya mah sampah kita tereduksi gitu kan, tidak apa istilahnya banyak timbulan-timbulan walaupun satu keresek di setiap titik,” ujarnya saat ditemui di Kantor Dinas LH Garut, Selasa 24 Februari 2026.

Jujun menjelaskan, setiap bulan Ramadhan lokasi jalan Ibrahim Adjie selalu dipadati masyarakat dan pedagang, sehingga sebagai langkah antisipasi pihaknya melakukan upaya lebih di lokasi tersebut, yang pada biasanya dilakukan satu minggu sekali di hari Minggu karena hanya ada CFD.

“Jadi memang itu jadi kita ada upaya lebih akhirnya mah dilokasi tersebut yang tadinya biasa dilakukan seminggu sekali, karena memang kegiatannya hanya hari minggu saja / CFD, sekarang mungkin agak setiap hari kan gitu karena sorenya kan ada gitu kan kayak gitu,” jelasnya.

Namun meski begitu, kata Jujun, jika secara akumulatif pengelolaan sampah di jalan Ibrahim Adjie selama bulan Ramadhan justru relatif menurun.

“Tapi kalau dari sisi timbulan-timbulan sampah sebenarnya mah tidak. Kalau saya sih melihatnya ada pengurangan dari hari biasa. Karena tadi secara akumulatif ya gitu kan karena banyak apa kurang dari konsumsi setiap siangnya gitu seperti itu, tidak begitu signifikan lah gitu ya, relatif menurun sih kalau ini,” ucapnya.

Menurut Jujun, sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pasir Bajing masih sekitar 230 ton per hari, karena memang di Ibrahim Adjie penarikan sampah dilakukan tiap hari.

0 Komentar