Maksimalkan Ramadhan, Ahab Ajak Semua Pihak Tingkatkan Ibadah

istimewa
Maksimalkan Ramadhan, Ahab Ajak Semua Pihak Tingkatkan Ibadah
0 Komentar

Bulan Puasa Juga Jadi Momentum Selesaikan Permasalahan Besar

ANGGOTA Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahab Sihabudin melaksanakan reses II tahun sidang 2025-2026

Memasuki bulan Ramadhan 1447 Hijrah Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Barat Ahab Sihabudin mengajak semua pihak untuk meningkatkan ibadah.

Menurut politisi PKS tersebut, banyak keutamaan di bulan Ramadhan, diantaranya dengan memanfaatkan waktu-waktu penuh keutamaan dengan perbanyak membaca Al-Qur’an, meningkatkan kualitas ketaatan, beribadah, bertaqarrub, beriktikaf, dan mengajak anggota keluarga untuk beribadah.

Baca Juga:Bocah Dianiaya Oknum Sampai Meninggal, Sekum PC PMII Garut: Hukum Harus Ditegakkan Tanpa Pandang Bulu3  Pelaku Curanmor Diringkus Polisi, Motor Korban Sempat Disembunyikan di Kebun

“Untuk itu, kita sebagai umat Nabi Muhammad SAW patut mencontoh bagaimana teladan kita beribadah ketika Ramadhan, apalagi hari-hari terakhir menjelang Lebaran atau 10 hari terakhir lebih dimaksimalkan untuk meningkatkan ibadah,” katanya.

Jika meneladani Rasulullah kata Ahab, dirinya mengajak untuk tidak terlena dengan kesibukan sehari-hari.

“Menyiapkan kebutuhan untuk sehari-hari juga suatu hal yang sah-sah saja, tapi jangan sampai momentum istimewa ini terlewatkan begitu saja. Jadi mari kita maksimalkan untuk meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah SWT terutama pada Ramadhan ini,” katanya.

Memaksimalkan ibadah selama Ramadhan sebagai bulan penuh berkah tentu menjadikan banyak keuntungan bagi umat muslim.

Ia mencontohkan bagaimana seorang muslim yang membaca Al-Quran diberi ganjaran 10 kebaikan, sementara pada bulan diturunkannya Al-Quran ini nilai kebaikan itu dilipatgandakan oleh Allah SWT 70 kali hingga 700 kali lipat.

“Bulan Ramadhan bulan penuh dengan keberkahan, bulan terbaik diantara 12 bulan yang ada,” katanya di DPD PKS Garut.

Ia pun mengajak semua pihak untuk belajar pada sejarah dalam IsIam, Ramadhan kerap menjadi momentum dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan besar.

Baca Juga:Polsek Pasirwangi Amankan 36 Botol Miras dalam Razia Cipta Kondisi RamadanResidivis Kasus Mie Kuning Berboraks dan Berformalin Kembali Berulah di Garut, Omzet Harian Capai 1 Ton

“Kita sadari benar bahwa pada Ramadhan ini penuh dengan keprihatinan, dengan distribusi APBN yang sampai ke desa-desa dikurangi secara psikologis juga berdampak pada (turunnya) kesejahteraan masyarakat. Tidak hanya desa tetapi pemerintah juga sama, nah ini tentu akan juga berdampak,” katanya.

Untuk itu, pihaknya berharap di tengah krisis ini warga bisa berikhtiar sembari meningkatkan ibadah dengan khusyuk, dengan penuh kesabaran.

0 Komentar