RADARGARUT– Harga Pertamax hari ini menjadi salah satu informasi yang paling sering dicari oleh pemilik kendaraan bermotor di Indonesia, terutama pengguna mobil dan motor yang mengandalkan bahan bakar nonsubsidi berkualitas tinggi seperti Pertamax (RON 92).
Pada tanggal 25 Februari 2026, harga Pertamax di sebagian besar wilayah Indonesia masih stabil mengikuti penyesuaian terbaru yang diberlakukan oleh PT Pertamina Patra Niaga sejak 1 Februari 2026.
Penurunan harga BBM nonsubsidi ini terjadi karena faktor global seperti penurunan harga minyak mentah dunia dan kebijakan penyesuaian harga berkala oleh Pertamina.
Baca Juga:Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Umumkan Alokasi THR Rp55 Triliun untuk ASN, TNI, dan Polri Tahun 2026Perkembangan Terbaru Gugatan Citizen Lawsuit Lewat Sidang Ijazah Jokowi
Bagi warga Jakarta dan sekitarnya, informasi ini sangat relevan untuk perencanaan pengeluaran bulanan kendaraan.
Harga Pertamax Hari Ini (25 Februari 2026) di Wilayah Utama
Berdasarkan data terbaru dari berbagai sumber resmi dan media terpercaya seperti situs Pertamina Patra Niaga, Moladin, Tribunnews, Kompas, dan CNBC Indonesia, berikut rincian harga Pertamax per liter:
Wilayah Jawa (termasuk DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur) dan Bali:
Pertamax (RON 92): Rp 11.800 per liter
Pertamax Turbo (RON 98): Rp 12.700 per liter
Pertamax Green 95: Rp 12.450 per liter
Harga ini turun signifikan dibandingkan Januari 2026, di mana Pertamax sebelumnya Rp 12.350 per liter (turun Rp 550), Pertamax Turbo dari Rp 13.400 (turun Rp 700), dan Pertamax Green dari Rp 13.150 (turun Rp 700).
Wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan lainnya:
Harga cenderung sedikit lebih tinggi tergantung PBBKB provinsi, biasanya Rp 12.100 sampai Rp 12.500 untuk Pertama, tapi mayoritas wilayah mengikuti penurunan serupa.
Contoh di Aceh: Pertamax sekitar Rp 12.100 per liter.
Harga Pertalite tetap stabil di Rp 10.000 per liter, sementara Solar Subsidi Rp 6.800 per liter.
Mengapa Harga Pertamax Turun di Februari 2026?
Penurunan harga ini dipengaruhi oleh beberapa faktor utama:
Baca Juga:Shalat Tarawih Sendirian di Rumah: Hukum, Niat, Dan Tata Cara LengkapPolsek Banyuresmi Hadir di Sekolah, Ajak Pelajar Jaga Kamtibmas dan Hindari Petasan Saat Ramadhan
- Harga minyak dunia yang relatif rendah di awal 2026.
- Kebijakan Pertamina untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah inflasi dan pemulihan ekonomi pasca-pandemi.
- Stabilitas kurs rupiah terhadap dolar AS, yang memengaruhi biaya impor minyak mentah.
- Persaingan dengan SPBU swasta seperti Shell, BP, dan Vivo, yang juga menurunkan harga serupa.
Pertamina melakukan penyesuaian harga secara berkala biasanya bulanan atau sesuai fluktuasi ICP.
