GARUT – Seorang sopir truk ditemukan meninggal dunia di dalam kabin kendaraannya yang terparkir di bahu Jalan Raya Cikajang–Cisurupan, tepatnya di Kampung Patrol, Desa Cidatar, Kecamatan Cisurupan, Selasa, 24 Februari 2026. Penemuan tersebut sempat menggegerkan warga sekitar.
Kapolsek Cisurupan AKP Yulius Siswantoro menyampaikan, Berdasarkan keterangan saksi, sebelumnya korban sempat menghubungi rekannya Alfi, dan mengeluhkan kondisi badan yang kurang enak serta mengaku sempat terjatuh hingga mengalami luka lecet di bagian pelipis.
“Menurut saksi, korban menyampaikan akan beristirahat di pinggir jalan. Namun setelah itu, korban tidak lagi dapat dihubungi,” katanya.
Baca Juga:BMKG: Hujan Lebat Diprediksi di Seluruh Indonesia 24-25 Februari 2026, Sejumlah Daerah Diminta WaspadaSebuah Rumah Di Cisurupan Garut Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp60 Juta
Kapolsek mengungkapkan, peristiwa itu terjadi di wilayah hukum Polsek Cisurupan. Korban diketahui bernama Ira (45), seorang sopir asal Kampung Bangkewong, Desa Cihikeu, Kecamatan Bungbulang.
“Karena merasa khawatir, saksi kemudian meminta rekannya untuk memastikan keberadaan korban di lokasi yang disebutkan. Saat tiba di tempat kejadian, truk korban terlihat terparkir di tepi jalan dengan pintu kabin dalam keadaan terkunci dan kaca jendela terbuka. Setelah pintu berhasil dibuka, korban ditemukan sudah tidak bernyawa dalam posisi telungkup di bangku belakang sopir,” ungkap AKP Yulius.
Laporan penemuan tersebut, kata dia, segera diteruskan kepada pihak kepolisian. Personel Pamapta Polres Garut bersama jajaran Polsek Cisurupan dan Unit Identifikasi Satreskrim Polres Garut, serta tenaga kesehatan dari Puskesmas Cisurupan, langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan para saksi.
“Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan yang mengarah pada tindak pidana. Pihak keluarga korban menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak mengajukan permohonan visum maupun autopsi. Jenazah selanjutnya dibawa oleh keluarga untuk dimakamkan,” kata Kapolsek.
Pihak kepolisian turut mengingatkan para pengemudi, khususnya sopir angkutan jarak jauh, agar selalu memperhatikan kondisi fisik saat bekerja dan segera mencari bantuan medis apabila mengalami gangguan kesehatan ketika dalam perjalanan.(*)
