Dengan demikian, evaluasi yang dijanjikan Bupati diharapkan bisa mempercepat implementasi sistem tersebut, terutama menjelang lonjakan kunjungan wisatawan saat libur Lebaran 2026.
Pantai Santolo sendiri memiliki potensi besar sebagai ikon wisata Garut Selatan. Lokasinya yang relatif dekat dari pusat kota Garut membuatnya mudah diakses, ditambah fasilitas pendukung seperti area parkir, warung makan, dan spot foto alam yang instagramable.
Namun, keberhasilan destinasi ini bergantung pada pengelolaan yang baik, termasuk keamanan, kebersihan, dan pelayanan yang ramah.
Baca Juga:Respon Tegas Menteri Purbaya terhadap Kasus Alumni LPDP Viral: Pengembalian Dana Beasiswa hingga BlacklistIndonesia Lakukan Impor Beras Amerika, 1.000 Ton Beras Siap Diluncurkan
Dialog ini mendapat apresiasi dari warga Desa Pamalayan, yang merasa aspirasinya didengar langsung oleh kepala daerah.
Mereka berharap evaluasi tidak hanya berhenti di janji, tapi segera diwujudkan menjadi kebijakan nyata yang berdampak positif bagi masyarakat lokal dan wisatawan.
Pemkab Garut menegaskan komitmen untuk terus bersinergi dengan masyarakat dalam mengembangkan wisata berkelanjutan.
Dengan pengelolaan yang lebih baik, Pantai Santolo diharapkan tidak hanya menjadi sumber pendapatan, tapi juga simbol kebanggaan Kabupaten Garut yang ramah dan kondusif. (*)
