GARUT – Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Garut, Rusdedy, memberikan pengarahan langsung kepada Tim Humas, Tim Pokja 15 Program Aksi Kemenimipas, dan Tim Garut Green Correction dalam kegiatan rapat dinas yang dilaksanakan pada Senin, 23 Februari 2026 pukul 09.00 WIB, bertempat di Cafe Lapas Garut.
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka penguatan koordinasi serta optimalisasi pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing tim di lingkungan Lapas Garut.
Rapat dinas ini dihadiri oleh seluruh Ketua dan anggota Tim Humas, Tim Pokja 15 Program Aksi Kemenimipas, serta Tim Garut Green Correction.
Baca Juga:Panduan Lengkap Shalat Tarawih 11 Rakaat (4-4-3) Sesuai SunnahDiskon Alfamart 22–28 Februari 2026: Popok Sweety Rp 40 Ribuan & Susu SGM 900 g Murah
Kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi, memperkuat komitmen, serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan program kerja yang mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik, pembangunan Zona Integritas, serta implementasi program Green Correction di Lapas Garut.
Dalam arahannya, Kepala Lapas Garut, Rusdedy, menegaskan pentingnya perencanaan program kerja yang matang dan terukur sebagai dasar pelaksanaan tugas selama satu tahun ke depan.
Ia meminta setiap kelompok kerja segera menyusun rencana kerja sebagai bagian dari Program Aksi yang akan menjadi pedoman dalam pelaksanaan tugas dan evaluasi kinerja.
“Setiap Pokja agar segera menyusun rencana dan program kerja selama satu tahun ke depan. Program kerja ini harus jelas, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai bagian dari Program Aksi yang mendukung pencapaian target organisasi,” tegas Rusdedy.
Selain itu, dalam mendukung program Garut Green Correction, Kalapas juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap petunjuk teknis dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh Dinas Lingkungan Hidup, sebagai bentuk komitmen Lapas Garut dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
“Kita harus memenuhi seluruh petunjuk teknis yang diberikan oleh Dinas Lingkungan Hidup. Program Green Correction bukan hanya sekadar program, tetapi merupakan komitmen kita dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik dan berkelanjutan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Kalapas Garut juga menyoroti pentingnya tindak lanjut atas saran dan masukan dari Ombudsman Republik Indonesia, khususnya setelah Lapas Garut menerima penghargaan atas kualitas pelayanan publik.
Baca Juga:Ryan Garcia Taklukkan Mario Barrios, Rebut Sabuk Juara Dunia WBCDuel Seru PSIM Yogyakarta Kontra Bali United F.C. di Laga Krusial
Ia menegaskan bahwa seluruh saran dan perbaikan dari Ombudsman harus dimasukkan ke dalam target kinerja tahun ini serta menjadi bagian dari mitigasi risiko yang wajib ditindaklanjuti oleh masing-masing kelompok kerja.
