Komandan juga menyoroti pentingnya sinergi berkelanjutan antara TNI, Polri, Pemda, dan masyarakat.
Kolaborasi ini bertujuan meningkatkan produksi pangan nasional, mendorong kesejahteraan petani, mempererat kemanunggalan TNI-Polri dengan rakyat, serta memberikan edukasi budidaya jagung yang baik dan benar.
“Semoga hasil panen jagung ini membawa keberkahan dan meningkatkan produksi pangan di wilayah Kecamatan Mekarmukti,” lanjutnya.
Baca Juga:Xiaomi 17 Indonesia: Spesifikasi Flagship Terbaru, Harga Estimasi, dan Kapan Rilis di Tanah Air?Cara Membersihkan Nama di SLIK OJK: Panduan Lengkap 2026 agar Skor Kredit Kembali Baik dan Pengajuan Pinjaman
Acara ini melengkapi serangkaian inisiatif serupa di Garut sepanjang 2026, seperti panen raya jagung kuartal I bersama Perhutani dan Forkopimda di Kecamatan Wanaraja pada Januari lalu, serta kunjungan Panglima TNI ke Yonif TP 890/GS untuk memastikan dukungan terhadap program ketahanan pangan.
Dengan luas panen jagung tahunan yang mencapai puluhan ribu hektare, upaya seperti ini diharapkan terus mengurangi lahan tidur, meningkatkan produktivitas, dan memperkuat ketahanan pangan di tingkat lokal hingga nasional.
Panen raya di lahan Yonif TP 890/Gardha Sakti menjadi contoh inspiratif bagaimana institusi militer dan pemerintah daerah bersinergi untuk kesejahteraan rakyat. (*)
