Tata Cara Wudhu yang Benar di Bulan Ramadhan agar Tidak Membatalkan Puasa

Istimewa
Tata Cara Wudhu yang Benar di Bulan Ramadhan agar Tidak Membatalkan Puasa. (Ist/radargarut.id)
0 Komentar

5. Cuci kedua tangan hingga siku sebanyak tiga kali, diawali dari tangan kanan kemudian kiri.

6. Usap sebagian kepala sebanyak tiga kali.

7. Usap kedua telinga, bagian dalam dan luar, sebanyak tiga kali.

8. Basuh kedua kaki hingga mata kaki sebanyak tiga kali, dimulai dari kaki kanan lalu kiri..

Waspadai kebiasaan berkumur yang terlalu ekstrem saat puasa karena hukumnya makruh.

Baca Juga:Harga Daging Ayam Berangsur Turun di Sejumlah Pasar GarutRutin Lakukan Vaksinasi, PMK di Peternak KPGS Berhasil Dikendalikan

Sesuai tuntunan Nabi dalam hadis riwayat Abu Dawud dari Laqith bin Sabrah, kita diminta untuk tidak berlebihan dalam menghirup air ke hidung maupun berkumur saat berpuasa. Kehati-hatian ini adalah kunci agar ibadah kita tetap terjaga kesuciannya.

Doa Setelah Wudhu

Menutup wudhu dengan doa adalah bagian dari kesempurnaan ibadah. Merujuk pada panduan Imam An-Nawawi di kitab Al-Adzkar, berikut adalah lafaz doa yang sebaiknya dibaca agar keberkahan wudhu kita semakin lengkap:

أَشْهَدُ أَنْ لَا إلَهَ إلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنْ التَّوَّابِينَ، وَاجْعَلْنِي مِنْ الْمُتَطَهِّرِينَ، سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لَا إلَهَ إلَّا أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إلَيْكَ

Asyhadu an lā ilāha illallāhu wahdahū lā syarīka lahū, wa asyhadu anna Muhammadan abduhū wa rasūluhū. Allāhummaj’alnī minat tawwābīna, waj’alnī minal mutathahhirīna. Subhānakallāhumma wa bi hamdika asyhadu an lā ilāha illā anta, astaghfiruka, wa atūbu ilayka.

Artinya: “Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku bagian dari orang-orang yang bertobat dan orang-orang yang suci. Maha Suci Engkau ya Allah, segala pujian untuk-Mu, aku bersaksi tiada sesembahan yang berhak disembah selain Engkau, aku memohon ampunan dan bertobat kepada-Mu.”

Bayangkan, hanya dengan menyempurnakan wudhu dan menutupnya dengan doa, kita sudah mendapatkan tiket istimewa ke surga.

Berdasarkan hadist riwayat Muslim, Nabi Muhammad SAW menjanjikan bahwa delapan pintu surga akan terbuka bagi hamba-Nya yang melakukan hal tersebut. Kita bahkan dibebaskan untuk masuk melalui pintu mana pun yang kita kehendaki sebagai bentuk kemuliaan dari Allah.

Memahami tata cara wudhu yang benar saat berpuasa akan membuat ibadah Ramadhan semakin tenang dan penuh keyakinan.

0 Komentar