Tata Cara Wudhu yang Benar di Bulan Ramadhan agar Tidak Membatalkan Puasa

Istimewa
Tata Cara Wudhu yang Benar di Bulan Ramadhan agar Tidak Membatalkan Puasa. (Ist/radargarut.id)
0 Komentar

RADARGARUT.ID – Menjaga puasa berarti menahan diri dari segala pembatalnya. Hal inilah yang sering memicu kekhawatiran saat berwudhu di tengah hari Ramadhan.

Banyak yang merasa waswas ketika harus berkumur atau menghirup air ke hidung (istinsyaq), khawatir air masuk ke tenggorokan dan membatalkan ibadah puasa yang sedang dijalankan.

Hukum soal air yang tertelan tidak sengaja saat wudhu pun sudah ada aturannya. Jadi, daripada terus-terusan merasa waswas, lebih baik kita pelajari cara wudhu yang benar selama Ramadan.

Baca Juga:Harga Daging Ayam Berangsur Turun di Sejumlah Pasar GarutRutin Lakukan Vaksinasi, PMK di Peternak KPGS Berhasil Dikendalikan

Pemahaman yang tepat akan membuat puasa kita jadi lebih tenang, fokus, dan penuh keyakinan.

Anjuran Melaksanakan Wudhu Saat Berpuasa

Wudhu saat puasa tetap mengikuti rukun dan urutan yang sama seperti biasanya. Tidak ada yang berubah secara mendasar, namun ada dua poin penting yang perlu kita perhatikan secara khusus agar wudhu tetap sah dan puasa pun tetap terjaga kesuciannya.

1. Memasukkan Air ke Hidung Tidak Perlu Terlalu Kencang

Melakukan istinsyaq dengan sungguh-sungguh sebenarnya adalah bagian dari sunnah wudhu yang sangat ditekankan.

Menghirup air ke hidung dengan kuat membantu membersihkan kotoran secara menyeluruh, sehingga wudhu terasa lebih segar dan sempurna.

Pengecualian ini berlaku khusus saat kita berpuasa, sebagaimana dijelaskan oleh Imam Ibnu Majah dalam karyanya, Sunan Ibnu Majah jilid 1. Ada batasan tertentu yang harus diperhatikan agar wudhu tetap sempurna tanpa merusak puasa.

٤٠٧ – حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ قَالَ: حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سُلَيْم الطَّائِفِيُّ عَنْ إِسْمَاعِيلَ بْن كَثِيرِ, عَنْ عَاصِم بن لَقِيط بن صَبْرَةَ قَالَ: قُلْتُ يَا رَسُولَ الله أَخْبِرْنِي عَنْ الْوُضُوءِ قَالَ: أَسْبِعُ الْوُضُوءَ وَبَالِغُ فِي الاسْتِشَاقِ إِلَّا أَنْ تَكُونَ صَائِمًا – صَحِيحٌ صَحِيح أبي داود

Artinya: Dari Abu Bakar bin Abu Syaibah, dari Yahya bin Sulaim ath-Tha’ifiy, dari Isma’il bin Katsir, dari Ashim bin Laqith bin Sabrah, ia berkata, “Aku bertanya, ‘Ya Rasulullah, beritahulah aku tentang wudhu.’ Beliau bersabda, ‘Sempurnakanlah wudhu dan beristinsyaqlah (memasukkan air ke dalam hidung) dengan sungguh-sungguh, kecuali ketika engkau sedang berpuasa.’” (HR Abu Dawud, hadits ini dikatakan shahih)

Cukup masukkan air ke lubang hidung pelan-pelan tanpa perlu dihirup kuat-kuat saat Anda sedang berpuasa. Kehati-hatian ini penting agar ibadah kita tetap sah dan hati pun jadi lebih tenang selama menjalankan puasa Ramadan.

0 Komentar