Rombongan Bus Wisatawan Padati Sukaregang Setiap Akhir Pekan, Dishub Garut Dorong Penyediaan Lahan Parkir

(Rizka/Radar Garut)
Wilayah Sentra Kulit Sukaregang Garut (Rizka/Radar Garut)
0 Komentar

GARUT – Kawasan wilayah Sukaregang Garut, menjadi salah satu tempat yang sering dikunjungi oleh para wisatawan terutama saat akhir pekan, karena salah satu tempat oleh-oleh khas Kabupaten Garut yakni kerajinan kulit.

Menjelang weekend, wilayah Sukaregang Garut sering dipadati oleh para pengunjung untuk membeli kerajinan kulit, baik itu sepatu, jaket, dompet dan lainnya.

Namun, disetiap toko sering padat terparkir bus-bus besar hingga mengakibatkan kemacetan.

Baca Juga:Menjelajahi Kecanggihan iPhone 18 Pro Max Sang Pionir Teknologi Masa DepanSatpol PP Garut Tunggu Keputusan TP2PKL untuk Tertibkan Pedagang di Jalan Merdeka

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Garut, Satria Budi, mengatakan pengunjung yang berdatangan tidak perorangan, namun dengan jumlah besar sehingga banyak bus terparkir.

Sehingga, kata dia, harus dilakukan komunikasi dengan para pemilik toko untuk menyediakan lahan parkir, agar tidak mengakibatkan kemacetan.

“Nah ini juga, kita juga harus komunikasi seperti itu dengan pengusaha, harus ada lahan ya. Karena itu menjadikan sektor strategi ekonomi yang cukup lumayan,” katanya.

Menurutnya, harus ada lahan yang milik pemerintah daerah agar bisa dijadikan lahan parkir, ataupun kerjasama dengan masyarakat.

“Nah, makanya kita pikirkan harus ada tempat parkir yang milik pemerintah daerah ya, atau kerjasama dengan masyarakat, contoh seperti di Yogya, misalkan ada lahan masyarakat, jadi dipergunakan untuk area parkir,” ucapnya.

Ia mengungkapkan, untuk sekarang belum terpikirkan lahan parkir bus besar di wilayah Sukaregang, jika mengadakan lahan parkir di Jalan Sudirman itu jalan Provinsi, dan jika di jalan Ahmad Yani pun tidak memungkinkan.

“Belum, karena ketika kita lakukan misalkan di jalan Sudirman (dekat polres) itu kan jalan provinsi juga ya. Memang kalau itu di Ahmad Yani juga tidak mungkin. Ya paling kita komunikasi dengan pemilik-pemilik toko untuk menyiapkan lahan atau misalkan tempat penepian,” ungkapnya.

Baca Juga:Hangatnya Kepedulian Ramadhan, Lapas Garut Fasilitasi Keluarga Kirim Hidangan Berbuka untuk Warga BinaanPengurus MUI di Desa Giriawas Rumahnya Ludes Terbakar, Anggota DPRD Garut Harapkan Kolaborasi Pemda dan Warga

Kendati demikian, pihaknya akan membicarakan dengan forum lalu lintas terkait lahan parkir di wilayah Sukaregang ini, karena tidak seperti Pangandaran yang memiliki lahan parkir khusus.

“Ya kita coba nanti dibicarakan dengan forum lalu lintas ya seperti apa langkah-langkahnya. Dan mungkin kalau rombongan tidak seperti Pangandaran, kalau Pangandaran kan di drop ya simpan parkirnya di mana,” tutupnya. (Rizka)

0 Komentar