Pengunjung Membludak, SOR Kerkof Garut Capai PAD Tahun 2025 Sebesar Rp1,32 Miliar

(Rizka/Radar Garut)
Sarana SOR Kerkof Garut. (Rizka/Radar Garut)
0 Komentar

GARUT – Sarana Olahraga (SOR) Kerkof Garut, di Jalan Merdeka, setiap libur weekend dipadati pengunjung. Jumlah pengunjung setiap weekend diperkirakan mencapai 5 ribu orang.

Lonjakan pengunjung tersebut, menghasilkan capaian yang masuk ke Pendapatan Asli Daerah (PAD) Garut dari SOR Kerkof sekitar Rp1,32 miliar di tahun 2025.

Staf UPT SOR Kerkof Garut, Edi Gunardi, mengatakan bahwa untuk setiap weekend diperkirakan pengunjung mencapai 5 ribuan, namun dihari biasa tidak pasti, serta dengan kendala pada musim hujan pengunjung akan kurang.

Baca Juga:Aksi Balap Liar di Jalan Ibrahim Adjie Garut Resahkan Warga Saat NgabuburitRombongan Bus Wisatawan Padati Sukaregang Setiap Akhir Pekan, Dishub Garut Dorong Penyediaan Lahan Parkir

“Setiap minggu jumlah pengunjungnya hampir nyampe ya kurang lebih lah ada 5 ribuan, 3 ribuan juga ada ya. Kalau hari biasa kita ya tergantung sih ya, nggak pasti sama apalagi musim hujan yang namanya usaha kita di outdoor, kalau hujan pasti tidak ada sama sekali,” ujarnya.

Ia menyebutkan, pada tahun 2022 dan 2023 lintasan lari masih menggunakan gravel, namun setelah diperbaiki dengan menggunakan alas karet pengunjung yang berolahraga meningkatkan signifikan.

“Ya jumlah pengunjung aja, dengan sarana olahraga yang kemarin kan sarana olahraga itu waktu 2023 2022 itu kan masih menggunakan gravel, dengan adanya fasilitas sarana olahraga dengan menggunakan karet, itu pengunjung lebih inisiatif banyak yang berolahraga,” sebutnya.

Edi mengatakan, Pendapat Asli Daerah (PAD) Garut dari SOR Kerkof di tahun 2025 sebesar Rp1,32 miliar. “Yang tahun kemarin (2025) Rp1,32 m, dan itu udah tercapai, bahkan meningkat dari tahun sebelumnya,” katanya.

Menurutnya, retribusi masuk SOR Kerkof, pengelola SOR Kerkof melakukan sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 1 tahun 2025, dengan tarif untuk Motor Rp2.000 ribu, untuk Mobil Rp4.000 ribu, dan perorangan Rp2.000 ribu.

Kendati demikian, dengan lonjakan pengunjung tersebut berdampak pada lahan parkir. Sehingga, Edi dan UPT SOR Kerkof berencana ingin mengupayakan untuk pengadaan lahan parkir di atas lapang basket dengan konsep dua lantai, agar PAD bisa bertambah.

“Memang keluhan saya, sementara ini saya tidak punya lahan parkir ya. Jadi sementara saya ini lagi mengusahakan bikin lahan parkir, cuma kita pengen nambah parkir pengen di atas. Ya kita bikin atas kayak Yogya lah, kayak di Ramayana lantai dua, jadi rencana untuk lahan parkir motor, misalnya pang basket kita taikan ke atas, itu kan bisa menambah lagi PAD, karena kan parkir sudah tidak ada,” tambahnya.

0 Komentar