Update Nasib Preman Pensiun: Produksi Tahun 2026 Resmi Ditiadakan, Benarkah?

istimewa
Update Nasib Preman Pensiun, Produksi Tahun 2026 Resmi Ditiadakan, Benarkah? (Ist/radargarut)
0 Komentar

RADARGARUT.ID – ​Kabar kurang sedap menghampiri para pecinta sinetron ikonik asal Bandung, Preman Pensiun.

Serial yang biasanya menjadi menu wajib layar kaca setiap tahunnya di bulan Ramadhan ini dikabarkan tidak akan memulai proses syuting sepanjang tahun 2026.

Sontak, rumor ini memicu spekulasi mengenai masa depan Season 11.

​Viralnya Kabar Penundaan di Media Sosial

​Spekulasi mengenai vakumnya serial ini bermula dari unggahan akun Instagram @sobattvid.

Baca Juga:Cabe Rawit Tembus Rp120 Ribu, Konsumen Ada yang Beralih ke Cabe BendotKPGS Garut Dapat Imbas Signifikan dari Program MBG

Dalam unggahannya, disebutkan bahwa kelanjutan kisah para mantan preman tersebut batal diproduksi tahun ini.

​Meski informasi ini telah menyebar luas dan memicu diskusi hangat di kalangan warganet, perlu dicatat bahwa:

  • ​Belum ada pernyataan resmi dari pihak rumah produksi (MNC Pictures).
  • ​Pihak stasiun televisi terkait juga belum memberikan klarifikasi mengenai alasan di balik keputusan tersebut.

​Lampu Kuning untuk Jadwal Tayang

​Absennya aktivitas produksi di tahun 2026 secara otomatis menutup peluang tayangnya Season 11 dalam waktu dekat.

Jika kabar ini benar, penggemar setia harus bersiap menghadapi penantian yang lebih lama dari biasanya.

Kemungkinan besar, jadwal tayang baru akan dipertimbangkan kembali setelah tahun 2026, menyesuaikan dengan kesiapan naskah dan strategi penyiaran di industri TV.

​Mengapa Penggemar Begitu Kehilangan?

​Sulit dipungkiri bahwa Preman Pensiun bukan sekadar sinetron biasa. Daya tarik utamanya terletak pada beberapa aspek ​relatabilitas, mengangkat dinamika sosial masyarakat bawah dengan sangat jujur.

​Karakter Ikonik dengan para tokoh-tokoh seperti Kang Mus dan anak buahnya memiliki ciri khas yang sulit dilupakan.

Baca Juga:Bikin Ramadhan Lebih Hidup: Deretan Aktivitas Berfaedah yang Layak DicobaDoa Setelah Sholat Tarawih dan Witir Sesuai Sunnah Rasulullah

​Humor dan nilai moral dialog khas sunda yang jenaka namun sarat akan pesan kehidupan membuat serial ini memiliki tempat spesial di hati penonton.

​Antara Kekecewaan dan Harapan

​Reaksi publik terbelah. Di satu sisi, banyak yang merasa kehilangan “tradisi” menonton tahunan ini. Namun, di sisi lain, tidak sedikit penggemar yang memilih bersikap bijak.

Mereka menilai bahwa menunda produksi jauh lebih baik daripada memaksakan tayang dengan alur cerita yang kurang matang.

​Meski nasib Season 11 saat ini masih menggantung, satu hal yang pasti: loyalitas penggemar tetap solid.

Jika nantinya pintu produksi kembali dibuka, sambutan meriah dipastikan akan menyambut kembalinya para mantan preman ini.(*)

0 Komentar