KPGS Garut Dapat Imbas Signifikan dari Program MBG

Feri/Radar Garut
Manager Divisi Operasional Pelayanan Teknis KPGS, Agus SM
0 Komentar

GARUT – Koperasi Peternak Garut Selatan (KPGS) yang berlokasi di Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, merasakan dampak signifikan dari kehadiran program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Program MBG telah mendorong peningkatan permintaan susu segar, khususnya susu Ultra High Temperature (UHT).

Sebagai koperasi yang bergerak di bidang penampungan dan distribusi susu sapi dari peternak, KPGS mendapatkan lonjakan pesanan sejak program MBG berjalan. Permintaan datang dari berbagai dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Garut, termasuk Garut Selatan.

Baca Juga:Bikin Ramadhan Lebih Hidup: Deretan Aktivitas Berfaedah yang Layak DicobaDoa Setelah Sholat Tarawih dan Witir Sesuai Sunnah Rasulullah

Manager Divisi Operasional Pelayanan Teknis KPGS, Agus SM, mengatakan peningkatan kebutuhan susu sangat terasa sejak berjalannya program MBG.

“Imbas dari program MBG, program RI 1 itu sangat signifikan ke KPGS, terutama untuk kebutuhan susu sapi yang fresh, yang UHT ya. Kami sudah banyak permintaan dari setiap dapur yang ada di Garut, Kabupaten Garut, Selatan juga. Ada banyak permintaan dengan, ribuan dus,” ujar Agus SM, Jumat 20 Februari 2026.

Untuk memenuhi banyaknya permintaan susu dari dapur MBG, KPGS sendiri sudah bekerja sama dengan sejumlah Industri Pengolahan Susu (IPS) yang sudah memenuhi standar mutu dan sterilisasi. Diantaranya dengan PT Diamond yang khusus memproduksi susu UHT untuk program MBG.

“Kami sudah kerja sama dengan PT Diamond untuk memasarkan susu UHT tersebut. Nah, KPGS sendiri itu tidak memproduksi secara langsung, tapi IPS yang sudah terjamin kualitas, mutu, dan sterilisasinya,” katanya.

Agus menegaskan bahwa pihak KPGS siap menerima tambahan permintaan dari dapur MBG lainnya. Walaupun untuk saat ini, sudah banyak dapur MBG yang antre untuk mendapatkan susu dari KPGS.

“Dan insya Allah kami ke depan bersedia menerima, menampung kebutuhan susu yang ada di Kabupaten Garut. KPGS bersedia lah, menerima pesanan-pesanan susu untuk kebutuhan MBG. Nanti ada daftar tunggu untuk memperolehnya itu sebab ada banyak antrian,” tegas Agus.

Tambah Populasi Sapi

Sejalan dengan tingginya permintaan susu, KPGS juga tengah berupaya menambah populasi sapi perah di tingkat peternak.

Baca Juga:Jasad Bocah yang Hanyut di Sungai Cimanuk Ditemukan Sejauh 2 KilometerUpdate Terbaru: Harga Emas Antam (ANTM) Jumat 20 Februari 2026 Meroket

Langkah ini sejalan dengan dukungan pemerintah dalam mendorong peningkatan produksi susu nasional, termasuk melalui kebijakan impor sapi perah.

0 Komentar