Diplomasi Prabowo ke Amerika Serikat: Turunkan Tarif Impor AS Hingga Hampir 50%, Ekspor RI Semakin Kompetitif

(Youtube Sekretariat Presiden/radargarut.id)
Hasil dari diplomasi Presiden RI (Youtube Sekretariat Presiden/radargarut.id)
0 Komentar

Sebaliknya, Indonesia berkomitmen menghapus 99% hambatan tarif bagi produk AS, termasuk kedelai, gandum, dan barang energi/agrikultur lainnya.

Pengecualian TKDN atau Tingkat Komponen Dalam Negeri juga diberlakukan untuk sektor tertentu guna menjaga keseimbangan.

Kesepakatan ini diharapkan berlaku penuh dalam 90 hari setelah penandatanganan, memberikan kepastian bagi eksportir Indonesia.

Baca Juga:Harga Emas Antam Hari Ini 21 Februari 2026: Melonjak Tajam ke Rp2,94 Juta, Cek Rincian Lengkapnya!Viral Pamer Paspor Anak WNA, Dwi Sasetyaningtyas Eks LPDP Akhirnya Minta Maaf Terbuka

Dampak Positif bagi Ekonomi IndonesiaPenurunan tarif hampir 50% ini diproyeksikan meningkatkan daya saing ekspor Indonesia ke AS, mengurangi defisit perdagangan bilateral, dan menciptakan lapangan kerja baru.

Sektor perkebunan seperti sawit, kopi, kakao serta manufaktur tekstil, elektronik akan menjadi penerima manfaat utama.

Pemerintah juga menargetkan peningkatan investasi AS ke Indonesia, didukung penandatanganan MoU bisnis senilai puluhan miliar dolar selama kunjungan Prabowo.

Meski demikian, beberapa ekonom mengingatkan potensi peningkatan impor dari AS yang bisa menekan industri dalam negeri.

Oleh karena itu, implementasi kesepakatan harus diimbangi dengan penguatan industri nasional dan diversifikasi pasar ekspor. (*)

0 Komentar