Bocah 6 Tahun Hilang Diduga Terseret Arus, Tim SAR Gabungan Sisir Aliran Sungai Cimanuk

(Instagram @polresgarut/radargarut.id)
Pencarian Asep sekitar Sungai Cimanuk (Instagram @polresgarut/radargarut.id)
0 Komentar

RADARGARUT– Suasana tenang di Kampung Sanding Lebak, Kelurahan Muarasanding, seketika berubah menjadi ketegangan yang mencekam pada Kamis siang 19 Februari 2026.

Seorang bocah laki-laki bernama Asep Supriatna, yang baru menginjak usia 6 tahun, dilaporkan hilang misterius dan diduga kuat terjatuh ke dalam derasnya aliran Sungai Cimanuk, Kecamatan Garut Kota.

​Kronologi Kejadian

Peristiwa memilukan ini bermula ketika Asep sedang asyik bermain seorang diri di area pinggiran sungai yang tak jauh dari kediamannya sekitar pukul 12.00 WIB.

Baca Juga:Hasil Persib vs Ratchaburi FC: Maung Bandung Menang di GBLA, Namun Terhenti di ACL Two 2025/2026Xiaomi HyperOS 3: Revolusi Ekosistem "Human x Car x Home" Yang Lebih Cerdas

Menurut kesaksian sang ibu, Dewi Yulianti, putranya tersebut terakhir kali terlihat sedang menuruni anak tangga permanen yang mengarah langsung ke bibir sungai.

​Hanya dalam hitungan menit, saat Dewi hendak mengecek kembali keberadaan buah hatinya, ia menemukan lokasi tersebut sudah kosong.

Ketakutan pun membuncah ketika pencarian di sekitar rumah tidak membuahkan hasil. Dugaan kuat mengarah pada kecelakaan fatal di mana korban terpeleset dan langsung terbawa oleh arus Sungai Cimanuk yang saat ini tengah berada pada debit tertinggi akibat musim penghujan.

Respon Cepat Aparat dan Upaya Pencarian

Mendapat laporan darurat melalui frekuensi radio dari Polsek Tarogong Kidul, jajaran Polsek Garut Kota segera bergerak cepat.

Personel kepolisian yang dipimpin langsung oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Muarasanding langsung terjun ke Tempat Kejadian Perkara untuk melakukan koordinasi awal dan pengumpulan data saksi.

Hingga berita ini diturunkan, operasi pencarian skala besar telah diaktifkan. Tim Rescue dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Garut telah mengerahkan perahu karet dan perlengkapan penyelamatan air lainnya.

Proses pencarian ini juga melibatkan unsur TNI, relawan, serta warga setempat yang dengan sukarela menyisir tepian sungai meskipun kondisi medan cukup licin dan berbahaya.

Baca Juga:Update Harga Tukar Rupiah Hari Ini: 19 Februari 2026Sat Res Narkoba Polres Garut Bongkar Peredaran Barang Haram

“Kami fokus melakukan penyisiran dari titik awal jatuhnya korban hingga beberapa kilometer ke arah hilir. Kendala utama di lapangan adalah arus bawah sungai yang sangat kuat dan kekeruhan air yang tinggi,” ujar salah satu anggota tim rescue di lokasi.

​Himbauan Keamanan dari Pihak Kepolisian​Kapolsek Garut Kota, AKP Zainuri, S.Pd, menyatakan keprihatinan yang mendalam atas musibah yang menimpa keluarga Asep.

0 Komentar