GARUT – Pemerintah Kabupaten Garut mengeluarkan surat edaran yang mengimbau penanaman pohon dalam rangka memperingati Hari Jadi Garut (HJG) ke-213. Setiap instansi dianjurkan supaya menanam sedikitnya 5 pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Garut, Jujun Juansyah, menjelaskan bahwa imbauan ini juga dimaksudkan sebagai pengganti tradisi pemberian karangan bunga ketika memperingati hari jadi garut. Ia menilai, kontribusi berupa bibit pohon akan jauh lebih bermanfaat jangka panjang bagi lingkungan.
“Ya jadi ini dalam rangka kepedulian kita ya terhadap alam dan melihat fenomena alam Garut khususnya yang ditambah lahan kritis kita yang hampir 87.000 hektar di luar kawasan hutan. Jadi dipandang perlu kita lebih serius untuk melakukan rehabilitasi lahan, pemulihan lahan, sehingga momentum Hari Jadi Garut 213 ini saya kira, menjadi momentum yang baik ya untuk semua berkomitmen untuk melakukan minimal tadi berkontribusi di dalam hal untuk mencegah terjadinya bencana,” jelas Jujun belum lama ini.
Baca Juga:Pedagang di Pasar Ciawitali Sebut Program MBG jadi Pemicu Naiknya Harga Bahan PokokGaji PPPK Paruh Waktu di Garut Paling Besar Hanya Rp1 Juta, Bupati Akui Masih Dibawah UMK 2026
Menurut Jujun, lahan kritis di Garut yang cukup luas, yaitu hampir 87 ribu hektare di luar kawasan hutan, menjadi alasan kuat perlunya langkah rehabilitasi dan pemulihan lahan secara lebih serius.
Momentum Hari Jadi Garut ini menurutnya tepat untuk mendorong komitmen bersama guna mencegah potensi kbencana ekologis.
Walaupun begitu, kata dia, belum mengetahui secara rinci apakah imbauan penanaman lima pohon tersebut ditujukan kepada setiap individu di instansi atau cukup diwakili oleh masing-masing instansi.
“Oleh karena itu, Pemda Garut ya, Pemda Garut dan Leading Sektoral LH artinya mengajak semua pihak untuk berkontribusi untuk hal tersebut untuk memberikan bibit tanaman sebagai bentuk, tadi ya, rasa syukur kita Garut sudah 213 ya umurnya dengan memberikan pohon, lima pohon per instansi atau ya per instansi lah gitu kan per orang gitu ya kayak gitu,” katanya.
Ia berharap gerakan ini baiknya bisa dilakuakn setiap individu di lingkungan instansi. Namun, berdasarkan redaksi surat edaran, kemungkinan besar imbauan ini lebih mengarah kepada instansinya.
“Sebenarnya diharapkannya adalah per orang diharapkannya. Cuma kan, di dalam edaran itu kalau nggak salah begini konteksnya. Bagi yang ingin mengucapkan hari jadi Garut daripada karangan bunga berarti lebih baik adalah memberi pohon lima. Artinya kemungkinan ini lebih ke institusi bukan perorangan gitu kan kayak kayak gitu, itu mungkin,” harapnya.
