Sehingga, ia kembali menegaskan bahwa Cipayung Plus Garut berkomitmen akan terus mengawal kebijakan publik secara objektif, berbasis data, dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas.
“Mahasiswa, sebagai bagian dari elemen masyarakat sipil, memiliki tanggung jawab moral untuk menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap jalannya pemerintahan daerah,” tegasnya.
Adrian menambahkan, aksi unjuk rasa berlangsung secara tertib dengan pengawasan aparat keamanan, serta massa aksi pun bersedia memberikan ruang dialog apalgi Pemkab Garut akan melakukan audiensi.
Baca Juga:Warga Bayongbong Kembangkan Produksi Abon untuk MBG di Bulan RamadhanKDM Minta Tata Ruang Kabupaten Garut Dibenahi, Soroti Ancaman Bencana, Upah Petani, Hingga Pariwisata
“Perwakilan massa aksi juga membuka ruang dialog apabila Pemerintah Kabupaten Garut bersedia melakukan audiensi terbuka guna membahas tuntutan yang disampaikan,” tutupnya. (Rizka)
