Sambut Ramadhan, Rutan Garut Gelar Kerja Bakti di Masjid Islamic Centre

istimewa
Sambut Ramadhan, Rutan Garut Gelar Kerja Bakti di Masjid Islamic Centre
0 Komentar

GARUT — Menjelang Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Garut melaksanakan kegiatan pembersihan lingkungan di area Masjid Islamic Centre Garut, Rabu (18/2/2026). Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dan berlangsung hingga selesai.

“Kerja bakti ini merupakan tindak lanjut arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) kepada seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan agar turut berkontribusi dalam menjaga kebersihan fasilitas umum, khususnya menjelang momentum keagamaan,” kata Kepala Rutan Kelas IIB Garut, Muchamad Ismail.

Kepala Rutan Kelas IIB Garut memimpin langsung jajaran untuk melakukan kegiatan pembersihan, mulai Kasubsi Pengelolaan, Pembina Keamanan Pemasyarakatan Ahli Muda, pejabat fungsional tertentu (JFT), pegawai rutan, serta peserta magang.

Baca Juga:Hujan Deras Sebabkan Longsor di Sukaresmi, Jalur Penghubung Antar Desa TerputusBencana Hidrometeorologi Landa Pasirwangi, Aparat Gabungan Bergerak Cepat Selamatkan Warga dan Pulihkan Akses

“Seluruh peserta terlibat aktif membersihkan area masjid dan fasilitas penunjang lainnya,” katanya.

Ismail menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya sekedar kerja bakti, tetapi juga menjadi bagian dari komitmen pemasyarakatan untuk hadir dan memberi manfaat bagi masyarakat.

“Kami ingin menunjukkan bahwa insan pemasyarakatan tidak hanya bekerja di dalam tembok, tetapi juga memiliki kepedulian sosial terhadap lingkungan sekitar. Menyambut Ramadhan adalah momentum yang tepat untuk memperkuat nilai kebersihan lahir dan batin,” ujarnya.

Ismail menambahkan, kebersihan masjid menjadi faktor penting dalam menciptakan kenyamanan jamaah saat menjalankan ibadah selama bulan suci.

“Masjid adalah pusat ibadah dan kegiatan keagamaan. Dengan lingkungan yang bersih dan tertata, jamaah bisa beribadah dengan lebih khusyuk dan nyaman. Ini bentuk kontribusi sederhana, tetapi memiliki makna besar,” tambahnya.

Menurutnya, kegiatan sosial semacam ini juga menjadi bagian dari pembinaan karakter bagi seluruh jajaran petugas.

“Kami ingin membangun semangat kebersamaan, gotong royong, dan pengabdian. Nilai-nilai tersebut harus menjadi bagian dari budaya kerja pemasyarakatan,” ucapnya.

Baca Juga:Rutan Kelas IIB Garut dan Kwarcab Garut Teken Kerja Sama Pembinaan Kepribadian Warga BinaanCamat Pamulihan: Kasus Video TikTok Sudah Dimediasi, Warga Tempuh Jalur Hukum

Ia juga mengungkapkan bahwa sinergi dengan masyarakat dan pengelola masjid perlu terus diperkuat.

“Kami berharap kegiatan ini semakin mempererat hubungan baik antara Rutan Garut dengan masyarakat. Pemasyarakatan harus menjadi institusi yang humanis, terbuka, dan memberikan dampak positif,” ungkap Ismail.

0 Komentar