Muhammadiyah Mulai Puasa Hari Ini: Memahami Metode Hisab Hakiki Wujudul Hilal

(Unsplash/radargarut.id)
Muhammadiyah awali puasa hari ini 18 Februari 2026 (Unsplash/radargarut.id)
0 Komentar

RADARGARUT– Hari ini, warga Muhammadiyah di seluruh Indonesia resmi memulai ibadah puasa Ramadan.

Penetapan ini didasarkan pada keputusan Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang jauh-jauh hari telah mengumumkan awal penanggalan Hijriah.

Perbedaan awal Ramadan di Indonesia memang bukan hal baru, namun tetap menarik untuk dibahas dari sisi ilmiah maupun amaliah. Mengapa Muhammadiyah bisa menetapkan tanggal lebih awal? Mari kita bedah lebih dalam.

Baca Juga:Semarak Imlek 2026 di Garut: Tradisi di Vihara Dharmaloka Hingga Lonjakan WisatawanSidang Isbat 2026: Kapan Awal Puasa Ramadan 1447 H Dimulai? Cek Prediksinya!

Landasan Metode Hisab Hakiki Wujudul Hilal

Berbeda dengan pemerintah yang menggunakan metode Rukyatul Hilal atau pengamatan mata telanjang atau teleskop dengan kriteria MABIMS, Muhammadiyah menggunakan metode Hisab Hakiki Wujudul Hilal.

Metode ini tidak menunggu hilal terlihat secara fisik. Secara matematis dan astronomis, puasa dimulai apabila memenuhi tiga kriteria yaitu

  • Telah terjadi konjungsi atau ijtima’ antara Bulan dan Matahari.
  • Konjungsi terjadi sebelum Matahari terbenam.
  • Pada saat Matahari terbenam, Bulan berada di atas ufuk, berapa pun tingginya. Selama posisi bulan sudah berada di atas ufuk saat matahari terbenam, maka esok harinya dinyatakan sebagai tanggal 1 bulan baru dalam kalender Hijriah.

Pentingnya Kepastian Kalender

Bagi Muhammadiyah, penggunaan Hisab memberikan kepastian hukum dan memudahkan umat dalam merencanakan agenda ibadah maupun sosial.

Dengan perhitungan astronomi yang presisi, tanggal-tanggal penting seperti Idul Fitri dan Idul Adha bahkan bisa diketahui hingga puluhan tahun ke depan.

Menghargai Keberagaman di Indonesia

Meskipun hari ini sebagian umat Muslim sudah berpuasa dan sebagian lainnya mungkin masih menunggu hasil Sidang Isbat pemerintah, semangat yang diusung adalah tasamuh atau toleransi.

“Perbedaan memulai puasa adalah rahmat dan bentuk kekayaan ijtihad dalam Islam. Yang terpenting adalah kekhusyukan dalam menjalankan ibadah dan menjaga persatuan bangsa.”

Tips Menjalani Hari Pertama Puasa

Bagi Anda yang sudah mulai berpuasa hari ini, berikut beberapa tips agar tetap produktif:

Hidrasi Optimal: Pastikan minum air putih yang cukup saat sahur.

Baca Juga:Persib vs Borneo FC: Duel Sengit Papan Atas Liga 1 2025/2026 yang Ditunggu FansFenomena "Tembok Ratapan Solo" Viral di Google Maps: Aksi Iseng atau Simbol Politik?

Nutrisi Seimbang: Konsumsi karbohidrat kompleks dan protein agar energi bertahan lama.

Niat yang Kuat: Mengawali hari dengan doa dan niat yang tulus akan meringankan beban fisik selama berpuasa.

0 Komentar