Remaja Garut Jadi Pelaku Pembunuhan Teman Sekolahnya, Diduga Tak Terima Putus Pertemanan

(Unsplash/radargarut.id)
Ilustrasi penemuan korban di eks Kampung Gajah
0 Komentar

RADARGARUT– Kecamatan Parongpong, Bandung Barat jadi lokasi ditemukannya jasad remaja tak dikenal. Lokasi yang dulunya adalah bekas Taman Wisata Kampung Gajah itu kini semakin erat akan keangkeran akibatnya.

Siapa sangka, lahan angker ini menjadi saksi bisu tragedi paling menyedihkan di kalangan remaja Jawa Barat pada awal 2026.

Terjadi pembunuhan berencana terhadap seorang siswa SMP berusia 14 tahun, hanya karena dendam atas keputusan “putus pertemanan”.

Baca Juga:Identik Dengan Ramadhan, Berikut Takjil Khas Garut Yang Tak Boleh TerlewatkanPeringati Hari Jadi Garut, Ini Sejarah dan Makna Spesial 16 Februari

Korban adalah ZAAQ (14 tahun), siswa kelas VII SMP Negeri 26 Bandung. Ia ditemukan tewas mengenaskan pada Jumat malam, 13 Februari 2026, sekitar pukul 20.45 WIB.

Penemuan jasadnya bukan hasil patroli polisi atau pencarian keluarga, melainkan secara tak sengaja oleh sekelompok konten kreator yang sedang melakukan live streaming bertema horor di TikTok.

Jeritan ketakutan mereka langsung menyebar viral, mengubah hiburan malam menjadi laporan kriminal yang menggemparkan masyarakat.

Berdasarkan pengakuan pelaku dan hasil penyelidikan Polres Cimahi, pembunuhan ini telah direncanakan beberapa hari sebelumnya.

Pelaku utama adalah YA (16 tahun), pelajar SMK asal Kabupaten Garut, bersama rekannya AP (17 tahun), kerabat dekatnya yang sudah tidak bersekolah dan bekerja serabutan.

Motif utamanya adalah sakit hati karena diputus pertemanan. ZAAQ dan YA berteman dekat sejak lama saat ZAAQ masih bersekolah di Garut.

Pertemanan mereka terjalin hampir tiga tahun, penuh dengan curhat, main game online, dan nongkrong bersama. Namun, setelah ZAAQ pindah ke Bandung karena masalah pergaulan di sekolah lama, ia mulai menjauh.

Baca Juga:Sidang Isbat Ramadhan 2026: Proses Penetapan Awal Puasa 1447 Hijriah yang Dinanti Umat Islam IndonesiaJetour T2: Review Lengkap, Spesifikasi, Harga OTR Indonesia 2026 & Mengapa Layak Jadi Pilihan SUV Adventure

Dalam pesan terakhir, ZAAQ menyatakan ingin menghentikan pertemanan karena merasa lelah. Bagi YA yang bersifat posesif, pernyataan itu terasa seperti pengkhianatan besar.

Rekonstruksi kejadian

Pada Sabtu, 7 Februari 2026, YA mulai merencanakan. Ia membeli botol kaca besar dan pisau lipat sebagai senjata.

Selanjutnya pada Senin, 9 Februari 2026, YA dan AP berangkat dari Garut menuju Bandung menggunakan motor. Mereka menjemput ZAAQ sepulang sekolah sekitar pukul 14.00-15.00 WIB. Korban ikut dengan sukarela, mengira hanya akan nongkrong biasa.

Di lokasi eks Kampung Gajah yang sepi dan minim pengawasan, YA memukul kepala belakang korban dengan botol kaca hingga robek dan berdarah.

0 Komentar