GARUT – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, Lapas Garut bersama KKSS Kabupaten Garut melaksanakan kegiatan bakti sosial dan layanan kesehatan gratis di Pondok Pesantren Nijamiyah, Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut, pada Sabtu, 14 Februari 2026.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda sosial tahunan, tetapi juga merupakan implementasi konkret dari 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Selain itu, kegiatan ini berpedoman pada Pelaksanaan Rencana Aksi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.
Kepala Lapas Garut beserta jajaran pegawai hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Sebanyak 100 paket sembako dibagikan kepada para santri dan masyarakat sekitar pesantren.
Baca Juga:Sambut Bulan Suci Ramadhan, Petugas dan Warga Binaan Lapas Garut Bersihkan Masjid dan FasumAkar Budaya dalam Cahaya Lampion: Menelusuri Jejak Imlek di Nusantara
Selain itu, diselenggarakan pula layanan pemeriksaan kesehatan gratis sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif dalam mendukung kualitas kesehatan masyarakat.
Menariknya, rombongan Lapas Garut mengantarkan bantuan tersebut dengan menggunakan sepeda motor melalui kegiatan touring yang menempuh perjalanan kurang lebih tiga jam menyusuri jalur pegunungan dan perkebunan teh di wilayah Bungbulang.
Hal ini mencerminkan semangat dedikasi dan komitmen petugas pemasyarakatan untuk hadir langsung di tengah masyarakat.
Setibanya di lokasi, rombongan disambut hangat oleh pimpinan pesantren dan para santri. Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan simbolis bantuan sembako dan pelaksanaan pemeriksaan kesehatan yang disambut antusias oleh para penerima manfaat.
Dalam sambutannya, Kepala Lapas Garut Rusdedy menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari transformasi pemasyarakatan yang humanis dan inklusif.
“Bakti sosial dan layanan kesehatan gratis ini adalah bentuk nyata implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, sekaligus tindak lanjut rencana aksi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Kami ingin memastikan bahwa pemasyarakatan tidak hanya berorientasi pada pembinaan di dalam tembok, tetapi juga memberi manfaat sosial bagi masyarakat luas,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pendekatan kolaboratif dengan organisasi masyarakat seperti KKSS Kabupaten Garut menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pemasyarakatan yang partisipatif dan berkelanjutan.
Baca Juga:5 Ide Jualan Kue Basah Seribuan yang Paling Laris di 2026Zodiak Leo, Selasa 17 Februari 2026: Waktu Terbaik untuk Me Time dan Isi Ulang Energi
Sementara itu, pimpinan Pondok Pesantren Nijamiyah menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang diberikan.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan sembako dan layanan kesehatan gratis ini. Semoga sinergi seperti ini terus berlanjut dan membawa keberkahan bagi semua,” ungkapnya.
